Figur Nugroho Sulistyo Budi, Mata dan Telinga Prabowo di BSSN

Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi.
Sumber :
  • Setpres

Jakarta, VIVA – Di Indonesia, serangan ransomware semakin marak. Menurut laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), terjadi lebih dari 120 juta serangan siber, dengan ransomware, sebagai salah satu ancaman terbesar di sepanjang 2024.

img_title Fasilitas di NTB dan NTT Belum Lengkap, Pramono Anung: Jakarta Siap Bantu Gelar PON 2028

Dengan ancaman siber yang semakin kompleks, maka perusahaan di Indonesia membutuhkan solusi backup yang lebih pintar dan efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Presiden Prabowo Subianto mengangkat Letnan Jenderal Purnawirawan Nugroho Sulistyo Budi sebagai kepala Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN, menggantikan Letnan Jenderal Purnawirawan Hinsa Siburian di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2025.

img_title Prabowo Pasang Target Sampah RI Tuntas 2028, Danantara Mulai Tender Teknologi Pengolahan

Di usianya kini yang ke-58 tahun, Nugroho Sulistyo Budi resmi menjadi mata dan telinga Prabowo di badan telik sandi dunia maya tersebut.

Ia dipercaya memegang amanah baru untuk memperkuat keamanan siber Indonesia, menghadapi tantangan ancaman digital, serta mengawal kebijakan keamanan negara di era teknologi yang semakin kompleks.

img_title Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang, Pertemuan Berlangsung Tertutup

Lantas, siapakah dia?

Berdasarkan data VIVA Tekno, sejatinya, kabar penggantian Hinsa Siburian oleh Nugroho sudah berhembus sejak awal Desember tahun lalu. Kabar tersebut mencuat dari Keputusan Panglima TNI No.Kep/1545/XII/2024 Tertanggal 6 Desember 2024.

Namun demikian, Presiden Prabowo Subianto baru menggelar reshuffle kabinet dan pelantikan Nugroho Sulistyo Budi bersamaan dengan pejabat tinggi pemerintah lainnya di Istana Negara pada Rabu pekan kemarin.

Pria lulusan Akademi Militer pada 1991 ini sudah kenyang malang-melintang dunia telik sandi alias intelijen. Nugroho yang kelahiran 1967 adalah perwira tinggi (Pati) di Mabes TNI AD.

Perjalanan kariernya cukup panjang. Mulai dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Karier militernya dimulai sebagai perwira di Kopassus, tepatnya Grup 4/Sandi Yudha, satuan yang memiliki spesialisasi di bidang intelijen tempur.

Pada 2009-2011, ia menjabat sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0733/BS Semarang, Jawa Tengah, Kodim tipe A di bawah Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, Nugroho Sulistyo Budi memasuki dunia intelijen dengan bertugas sebagai Agen Madya BIN di Provinsi Jawa Tengah.

Pada 2016, dirinya dipercaya menjabat sebagai Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut