7-2-1984: Manusia Pertama Mengawang di Antariksa

Astronaut Bruce McCandless II
Sumber :
  • NASA

VIVA.co.id – 7 Februari 33 tahun lalu menjadi momen bersejarah bagi Badan Antariksa AS atau NASA dalam misi di antariksa bersama pesawat ulang alik Challenger dengan nama misi 41-B.

img_title Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Astronaut Bruce McCandless bermanuver di antariksa. Kapten Angkatan Laut tersebut keluar dari pesawat ulang alik Challenger dan terbang mengawang secara bebas di antariksa tanpa penambat dari pesawat tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari History, Senin, 6 Februari 2017, McCandless terbang mengawang bebas dengan menggunakan roket berbentuk kursi buatannya sendiri yang dinamakan manned maneuvering unit (MMU). 

img_title Menhub Dudi Wanti-wanti Maskapai Inspeksi Pesawat Dulu Sebelum Terbang Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Laman Todayinsci menuliskan, McCandless terbang lepas dari Challenger dalam posisi ketinggian 273,5 kilometer di atas daratan Bumi. Saat bermanuver mengawang di luar angkasa itu, McCandless berada di garis singgung Challenger, dengan kecepatan manuver 17.500 mil per jam dan berada pada 320 kaki dari Challenger. 

Manuver tersebut menjadikan McCandless sebagai orang pertama yang mengawang di luar angkasa.  

img_title Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Kehilangan Daya?

Setelah duduk bermanuver selama 1,5 jam di luar Challenger, McCandless kemudian kembali masuk ke pesawat ulang alik itu dengan aman. 

Kemudian langkah McCandless diikuti astronaut lainnya, Robert Stewart, yang juga satu misi pada 41-B. Stewart mencoba bermanuver seperti McCandless. Stewart, yang merupakan Letnan Kolonel Angkatan Darat mencoba MMU yang dipakai rekannya sebelumnya. 

Astronaut Bruce McCandless II

Keduanya bermanuver bukan tanpa tujuan. Selama bermanuver dengan MMU, keduanya sambil mengecek MMU, terbang dari dan kembali ke Challenger, melatih upaya docking atau pengaitan, mengisi ulang tangki nitrogen MMU, mengumpulkan data teknik. 

Belakangan manuver dan MMU itu akan menjadi bekal dan landasan penting untuk operasi perbaikan satelit yang sedang mengorbit Bumi. Manuver keduanya juga menjadi landasan untuk misi memperbaiki, merakit dan merawat stasiun antariksa internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Astronaut Bruce McCandless II

(ase)

Pesawat pengangkut BBM yang tergelincir di Bandara Mulia, Puncak Jaya

Pesawat Pengangkut 3.700 Liter BBM Tergelincir di Papua, Bandara Mulia Ditutup Sementara

Pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik maskapai Aman Air tergelincir saat mendarat di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa, 15 September.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut