UNS Siapkan Proogram untuk Mencapai World Class University

Gerbang Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo
Sumber :
  • VIVA/Fajar Sodiq

VIVA – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkomitmen meningkatkan kolaborasi dan inovasi pada tahun 2022 sebagai bagian dari visi misi sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).

img_title ENSIA 2026 Perkuat Ketahanan Pangan, Ekonomi Sirkular, dan Transisi Energi Bersih

Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Selasa mengatakan UNS juga menyiapkan sejumlah rencana untuk mencapai World Class University.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perlu kolaborasi dan inovasi antarsivitas akademika UNS untuk mencapai tujuan itu," katanya.

img_title Pastikan Jaga Kinerja Berkelanjutan, Inalum Genjot Ekspansi dan Hilirisasi

Ia mengatakan sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan akan menjadi kunci keberhasilan UNS yang sedang bertransformasi menjadi PTNBH.

"Seberapa pun kadar sukses yang telah diraih oleh UNS, tentu semua itu tidak terlepas dari kerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas, dan kesanggupan berjuang bersama dari seluruh pimpinan dan sivitas akademika UNS," katanya.

img_title Agate dan Red Dunes Games Resmi Rilis Port of Jumanah, Kolaborasi Gim Tanah Air dengan UEA

Ia mengatakan sejauh ini ada beberapa prestasi yang sudah ditorehkan oleh UNS selama tahun 2021, di antaranya UNS menduduki peringkat 201-300 dunia versi Times Higher Education Impact Ranking, peringkat 401- 450 dunia versi QS World University Ranking, peringkat 13 Indonesia, dan 2.535 dunia versi Webomatrics.

"Selain itu juga peringkat 7 Indonesia dan 99 dunia Versi UI Greenmatrics. Meski demikian, UNS tidak boleh berpuas diri," katanya.

Sementara itu, salah satu Guru Besar Fakultas Teknik UNS Wahyudi Sutopo pada pidatonya di awal tahun bertema "Penguatan Inovasi di Era Kemandirian UNS" mengatakan inovasi harus diperhatikan UNS agar dapat bersaing secara internasional.

"Realitanya banyak masalah global education menuntut setiap individu, kelompok, dan organisasi memiliki kecepatan, kreativitas, dan inovasi sebagai kunci memenangkan kompetisi. Inovasi harus menjadi pendorong produktivitas dan pada ujungnya inovasi itu menghasilkan daya dobrak yang di dalamnya hadir di pasar lebih cepat, memberi solusi yang lebih cepat, dan dengan pengorbanan yang ada, kemenangan itu akan terjadi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyoroti indikator kinerja utama (IKU) 8, yakni akreditasi internasional yang perlu ditingkatkan. Ia mengatakan akreditasi tersebut penting untuk dapat meningkatkan ketujuh IKU lainnya.

"Fokus pada IKU 8 dapat menggerakkan IKU 1 sampai 7. IKU 8 ini menjadi prioritas karena yang paling sulit, yang mengukur itu pihak eksternal, tidak bisa memperbaiki dalam waktu yang pendek, harus terencana. Dengan literasi dan banyak pakar yang ada di sini, akreditasi internasional itu dapat dicapai dalam 4 tahun," katanya. (antara)

Mendikdasmen Abdul Muti

Menteri Abdul Mu'ti Dorong Pembelajaran Siswa SMK Tak Berhenti Saat PKL

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menekankan, pengalaman siswa selama berada di dunia usaha dan dunia industri justru harus menjadi bagian dari proses pembelajaran.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut