Dosen Riau Raih Doktor di Malaysia

Dosen Riau Raih Doktor di Malaysia
Sumber :
  • antara

Dedi mengatakan selama kuliah di Malaysia dirinya merasakan atmosfir internasional karena bertemu mahasiswa berbagai bangsa mulai dari Arab, Afrika, India, Pakistan, Eropa dan berbagai negara lain sehingga bisa membuka wawasan dan memperlancar Bahasa Inggris.

img_title Selamat Tinggal Timnas Malaysia, Hajime Moriyasu Tolak Mentah-mentah dan Ingin ke Belgia

Selain itu kewajiban menulis disertasi dalam Bahasa Inggris telah menjadi tantangan karena selama di tanah air sangat jarang menulis dalam Bahasa Inggris sedangkan saat ini disertasinya memiliki 325 halaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada untung rugi kuliah di luar negeri walaupun negara tetangga, tetapi Malaysia mempunyai sistem dan standar yang berbeda sehingga kita harus bisa menyesuaikan diri,” katanya.

img_title Karhutla Indonesia Meluas, Malaysia Tawarkan Bantuan Helikopter dan Pesawat Pemadam

Di antara yang berbeda dengan di tanah air, ujar dia, pada pasca sarjana di Malaysia baik master atau doktor yang mengambil perkuliahan dengan riset, mahasiswa dituntut untuk mandiri dalam melakukan penelitian sedangkan peran pembimbing tidak begitu diutamakan.  (antara)

Pemandangan kabut asap di area Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur

Syed Saddiq Ungkap Malaysia Pernah Tawarkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Tangani Karhutla

Anggota parlemen Malaysia, Syed Saddiq buka suara terkait dengan pernyataan mantan Menteri Perdagangan RI, M. Lutfi. Sempat singgung tawaran bantuan atasi karhutla

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut