Simak, Doa Minta Hujan Lengkap Beserta Tata Caranya
- VIVA/M Ali Wafa
VIVA – Doa minta hujan sebaiknya dipanjatkan serta diamalkan pada saat kita mengharapkan sebuah anugerah dari Yang Maha Kuasa, ketika mendapati situasi yang tidak mengenakan serta sulit untuk memenuhi keberlangsungan hidup seorang hamba- hambanya.
Seperti salah satunya turunnya air hujan. Bagi sebagian orang, turunnya air hujan tentu menjadi sebuah anugerah yang tak ternilai harganya dari Allah SWT. Doa minta hujan secara langsung pada Yang Maha Kuasa tentu perlu kita lakukan, tatkala kita mengalami kondisi alam yang hadirnya tak diduga-duga dan tentunya bisa memberikan dambak buruk bagi semua ciptaannya, baik itu manusia maupun makhluk hidupnya.
Seperti terjadinya fenomena alam kebakaran, kekeringan, kehausan atau dehidrasi di mana-mana dan masih banyak lagi lainnya. Doa minta hujan rasanya sering kali kita lupakan, ketika kita mengalami kejadian-kejadian alam yang bisa berdampak besar untuk diri sendiri serta lingkungan kita. Padahal dengan kita meminta pada Allah, semuanya pasti akan jauh lebih dimudahkan.
Doa minta hujan bisa kita lakukan ketika kita mendapati beragam kondisi yang bisa mengancam keselamatan jiwa dan juga lingkungan sekitar. Di mana yang kita ketahui di Indonesia memiliki dua musim cuaca. Mulai dari musim hujan dan musim kemarau. Ketika kita mendapati kedua musim tersebut tentu ada kebaikan dan keburukannya masing-masing.
Seperti halnya musim hujan, yang tidak selalu memberikan keburukan dan begitu juga sebaliknya, musim kemarau juga tidak selalu memberikan kebaikan untuk manusia dan makhluk hidup lainnya. Ketika kita mendapati musim kemarau yang penuh dengan kekeringan, tak dipungkiri sering kali kita mendapati beragam fenomena alam yang bisa memberikan dampak buruk bagi manusia dan makluk hidupnya.
Di mana sering kali kita mendapati beragam fenomena alam, mulai dari kebakaran hutan atau lahan yang biasa disebut dengan Karhutla yang tidak kunjung padam. Selain itu, sering juga terjadinya kekeringan di berbagai daerah yang tentunya bisa berdampak buruk pada jiwa dan lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, dengan adanya fenomena alam yang sering terjadi di atas sudah seharusnya kita panjatkan doa minta hujan pada Allah SWT. Karena diketahui, hujan bisa menjadi cara efektif untuk menghentikan segala fenomena alam yang sering terjadi di musim paceklik dan kemarau.
Dalam Islam tentu sangat dianjurkan, berdoa meminta segala kebaikan dan kemudahan. Begitu pula doa minta hujan atau disebut juga dengan doa istisqa. Doa minta hujan ini bisa dilakukan secara berulang kali, ketika kita mendapati musim paceklik dan kemarau yang tidak henti-henti.
Sebelum kita mengamalkan serta mengaplikasikan doa minta hujan, ada baiknya kita awali lebih dulu dengan membaca doa kurab atau yang biasa disebut dengan doa Nabi Muhammad SAW ketika mendapatkan kesulitan.
Dan berikut ini panduan doa minta hujan secara lengkap yang bisa jadi referensi kamu ketika mendapati musim kemarau yang tak kunjung henti.
1. Baca Doa Kurab Nabi Muhammad dan Artinya:
Salat Istisqa, salat dan doa untuk meminta hujan
Laa ilaaha illallaahul ‘azhiimul haliimu, laa ilaaha illallaahu rabbul ‘arsyil ‘azhiimi, laa ilaaha illallaahu rabus samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul ‘arsyil kariimi.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah yang agung dan santun. Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhan Arasy yang megah. Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan Arasy yang mulia.”
Kemudian tidak lupa diilanjutkan dengan membaca:
Yaa hayyu, ya qayyuumu, bi rahmatika astaghiitsu.
Artinya: “Wahai Zat yang maha hidup dan maha tegak, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan,”
Tidak hanya itu, Syekh Sa‘id bin Muhammad Ba‘asyin juga menganjurkan para Muslim untuk memperbanyak doa-doa seperti yang tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 201.
Allaahumma, rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naari.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami. Berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Selamatkanlah kami dari siksa neraka.” Setelah itu barulah Anda membaca doa minta hujan atau doa istisqa yang seperti dibagikan berikut ini.
Doa Meminta Hujan
Musim penghujan telah tiba.
Tahukah kalian ternyata ada banyak doa minta hujan yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW pada para umatnya. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini kumpulan doa minta hujan yang bisa kalian baca.
1. Doa Meminta Hujan yang Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud
Berdoa
Allahummasqina ghaitsan mughitsan mariam mari'a, nafi'an ghaira dlarrin, 'ajilan ghaira ajilin.
Artinya:
"Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, hujan yang lebat merata, mengairi, menyuburkan, bermanfaat tanpa mencelakakan, segera tanpa ditunda."
2. Doa Meminta Hujan saat Rasulullah SAW Dihadapi Musim Kekeringan
Retakan tanah sawah di Kabupaten Tangerang akibat kekeringan yang dipicu suhu panas.
Dulu, Rasulullah sering kali memanjatkan doa minta turun hujan saat menghadapi kekeringan yang melanda pada lingkungannya. Namun, sebelum itu, Rasulullah membaca doa kurab. Hal ini tercantum dalam riwayat Bukhari dan Muslim yang berbunyi:
L? il?ha illall?hul ‘azh?mul hal?mu, l? il?ha illall?hu rabbul ‘arsyil ‘azh?mi, l? il?ha illall?hu rabus sam?w?ti wa rabbul ardhi wa rabbul ‘arsyil kar?mi.
Artinya:
“Tiada Tuhan selain Allah yang agung dan santun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Arasy yang megah. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan Arasy yang mulia.”
Kemudian, dilanjutkan dengan doa istisqa untuk meminta hujan sebagai berikut:
All?hummasqin? ghaitsan mugh?tsan han?'an mar?'an (lan riwayat mur?'an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan d?'iman. All?hummasqin?l ghaitsa, wa l? taj'aln? minal q?nith?n All?humma inna bil 'ib?di wal bil?di wal bah?'imi wal khalqi minal bal?'i wal juhdi wad dhanki m? l? nasyk? ill? ilaika. All?humma anbit lanaz zar'a, wa adirra lanad dhar'a, wasqin? min barak?tis sam?'i, wa anbit lan? min barak?til ardhi. All?hummarfa' 'annal jahda wal j?'a wal 'ur?, waksyif 'annal bal?'a m? l? yaksyifuh? ghairuka All?humma inn? nastaghfiruka, innaka kunta ghaff?r?, fa arsilis sam?'a 'alain? midr?r?
Artinya:
Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata, menyeluruh, dan bermanfaat abadi. Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan. Jangan jadikan kami termasuk orang yang berputus harapan.
Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak mengadu selain kepada-Mu.
Ya Allah, tumbuhkan tanaman kami, deraskan air susu ternak kami, turunkan pada kami air hujan karena berkah langit-Mu, dan tumbuhkan tanaman kami dari berkah bumi-Mu.
Ya Allah, angkat dari bahu kami kesusahan paceklik, kelaparan, ketandusan. Hilangkan dari kami bencana yang hanya dapat diatasi oleh-Mu. Ya Allah, sungguh kami memohon ampun kepada-Mu, karena Kau adalah maha pengampun. Maka turunkan pada kami hujan deras dari langit-Mu.
3. Doa Meminta Hujan di Masa Paceklik
Ilustrasi lahan pertanian yang kering saat musim kemarau di Kabupaten Kupang, NT
Doa meminta hujan yang diriwayatkan oleh Imam As-Syafi'i, Abu Dawud, dan lainnya ketika mengalami musim paceklik dan kekeringan, sebagai berikut yang ada berikut ini:
All?humma inna bil ‘ib?di wal bil?di wal bah?’imi wal khalqi minal bal?’i wal juhdi wad dhanki m? l? nasyk? ill? ilaika.
Artinya:
“Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak menngadu selain kepada-Mu .”
Tata Cara Salat Minta Hujan
Tata cara sholat istikharah
Setelah mengetahui doa minta hujan yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing beserta maknanya, kini waktunya untuk memahami serta mengamalkannya di kehidupan sehari-hari. Di Indonesia sendiri, doa minta hujan sering dilakukan ketika mendapati fenomena kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik daerah, seperti Kalimantan dan Sumatera.
Hal ini dilakukan dengan harapan agar Allah selalu senantiasa melindungi dan menjaga cipatannya dengan baik dan juga bisa mengurangi segala risiko yang ada. Di mana berharap agar asap, kebakaran, kekeringan dan lain sebagainya bisa mereda dengan cepat. Ternyata selain doa-doa minta hujan, kita juga bisa melakukan salat minta hujan pada Yang Maha Kuasa seperti yang ada berikut ini.
1. Membaca Niat
Sebelum melaksanakan salat, lebih dulu membaca niat berikut ini.
- Ushalli sunnatal istisqa'i rak'ataini (imaaman/ma'muman) lillahi ta'ala.
Artinya: Aku sengaja salat sunnah minta hujan dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah ta'ala.
2. Tata Cara
Salat minta hujan dilakukan sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat. Berikut tata cara salat meminta hujan:
- Pada rakaat pertama, takbir sebanyak tujuh kali.
- Membaca surat Al-Fatihah
- Rukuk, sujud, duduk diantara sujud, dan sujud kedua seperti salat dua rakaat pada umumnya.
-Pada rakaat kedua, takbir lima kali.
- Melanjutkan bacaan surat Al-Fatihah.
- Rukuk, sujud, duduk di antara sujud, sujud kedua, dan terakhir salam.
- Khutbah dua kali dengan mengucapkan istighfar 9 kali lalu dilanjutkan membaca doa meminta hujan.
Berikut tadi sederet doa meminta hujan dan tata cara yang lengkap yang bisa jadi panduan kalian saat mengalami kondisi musim paceklik dan kemarau. Semoga kita semua bisa terhindar dari kekeringan atau cuaca ekstrem yang mengancam keselamatan jiwa dan lingkungan.