Unud: Banyak Mahasiswa Asing Tak Bisa ke Bali karena Terkendala Visa

Rektorat Universitas Udayana, Bali
Sumber :
  • unud.ac.id

VIVA – Universitas Udayana, Bali sedang menangani banyaknya mahasiswa asing di program internasional yang belum bisa masuk Bali akibat berbagai kendala dalam pengurusan visa.

img_title Mahasiswa Unud Tewas di Kampus, Polisi Periksa Laptop dan Ponsel Korban

"Sejumlah program internasional tidak terlaksana karena menuntut kehadiran mahasiswa di Bali, sedangkan mahasiswa asing belum bisa masuk Bali akibat berbagai kendala dalam pengurusan visa," kata Koordinator KUI Unud Dr. Ni Nyoman Pujianiki, dalam siaran persnya di Denpasar, Bali, Kamis (24/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan selama pandemi hanya tiga program internasional bisa diselenggarakan secara online yakni IBSM, Go Bali dan BIFAS. Menurutnya, Unud masih menjadi tempat favorit bagi mahasiswa asing untuk menuntut ilmu.

img_title Ibunda Sebut Saat di RS, Timothy Anugerah Sempat Ungkap Beberapa Hal Ini

“Kantor Urusan Internasional (KUI) Unud merencanakan program internasional berbasis prodi sejak Tahun 2020, namun wabah COVID-19 menyebabkan realisasi program kerja itu tertunda," katanya.

Menurut dia, proses pengajuan visa di masa pandemi, penuh ketidakpastian sehingga pihak agen harus mengikuti perkembangan terbaru terkait aturan keimigrasian.

img_title Viral Video Momen Hangat Timothy Anugerah dapat Apresiasi dari Teman Sekelasnya

Adapun kendala pengurusan visa selain negara asal mahasiswa yang masuk daftar cekal seperti Denmark, Prancis, dan Iran, ternyata pengajuan visa untuk tujuan studi dan wisata belum diizinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Asal negara dapat diatasi dengan mahasiswa melakukan perjalanan ke negara lain yang diizinkan dan karantina selama 14 hari baru masuk Indonesia. Sedangkan, tujuan melamar visa sangat sulit dan juga berisiko disiasati karena jika ketahuan dapat merugikan mahasiswa yakni bisa dipulangkan pihak imigrasi dan Satgas COVID," katanya.

Sementara itu, Koordinator Program UISP Prof. Made Suastra menambahkan bahwa kerap dihubungi mitra kerjanya di luar negeri untuk meminta kepastian kapan Unud membuka kelas internasional seperti sebelum pandemi COVID-19.

“Sejumlah mahasiswa asal Norwegia menanyakan kapan Unud bisa menerima mereka untuk perkuliahan tatap muka. Sementara agen-agen penyaluran mahasiswa asing dapat memahami kondisi Bali saat ini sehingga Unud belum dapat menerima mahasiswa asing,” katanya. (antara)

Mahasiswa Unud, Timothy Anugerah Saputra

Ibunda Timothy Anugerah Kembali Ingat Detik-detik Kepergian Putranya: Saya Rasakan Ada Somehing

Pasca meninggalnya Timothy Anugerah, sang ibu, Sharon muncul ke publik. Dirinya sempat menceritakan momen detik-detik kepergian sang putra. Cerita selengkapnya di sini!

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut