Pengertian Hari Kiamat dalam Islam, Lengkap dengan Tanda-tandanya
- U-Report
VIVA – Pengertian hari kiamat tentu sudah tertuang di dalam ayat suci Alquran. Di dalam kitab suci tersebut sudah jelas disampaikan jika sesuatu yang bernyawa pasti akan mati. Kematian tidak pandang bulu, siapapun mereka dan dari golongan mana mereka, pasti semuanya akan kembali pada sang ilahi.
Seperti itulah gambaran datangnya hari kiamat. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi kita umat Muslim untuk selalu meyakini datangnya hari kiamat. Sama halnya dengan kematian, hari kiamat pun semua yang ada di muka bumi akan dilenyapkan tanpa ada satupun yang tersisa.
Ilustrasi kiamat nuklir.
- Crosswalk
Meyakini dan mempercayai hari kiamat itu masuk ke dalam rukun iman yang kelima. Di mana disitu disebutkan, iman kepada hari akhir. Pada hari akhir itulah seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini akan dilenyapkan. Datangnya hari akhir itu pasti akan terjadi dan tidak bisa dihindari dengan cara apapun.
Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita harus mempersiapkan diri dengan perbanyak amalan-amalan dari sejak dini. Di mana hanya amalan-amalan baiklah yang bisa melindungi kita dari pedihnya hari kiamat.
Pengertian Kiamat dalam Islam
ilustrasi kiamat kubra
Pengertian hari kiamat dalam Islam merupakan datangnya hari kehancuran yang akan terjadi pada alam semesta dan segala isinya yang ada di dalamnya. Seluruh makhluk akan dihancurkan hingga lebur seperti debu. Setiap makhluk Allah pasti akan melalui hari perhitungan dan mendapatkan pembalasan sesuai dengan amal perbuatannya semasa hidup.
Datangnya hari kiamat merupakan sebuah keniscayaan yang datangnya dari Allah SWT. Oleh karena itu, tidak ada satu pun umatnya yang mengetahui kapan hari kiamat itu akan tiba. Dan tidak ada satupun makhluknya yang bisa menghindar dari datangnya hari kiamat.
Pengertian hari kiamat itu sendiri berarti semua orang yang ada di muka bumi ini akan mengalami kematian. Tidak ada satupun orang yang hidup kekal abadi di bumi ini. Sesungguhnya tidak ada satupun makhluk yang mengetahui dan meramalkan hari kiamat akan terjadi. Sebagaimana yang disebutkan dalam surah Al-A’raf ayat 187:
????????????? ???? ?????????? ???????? ?????????? ? ???? ???????? ????????? ?????? ?????? ? ??? ??????????? ??????????? ?????? ???? ? ???????? ??? ????????????? ??????????? ? ??? ??????????? ?????? ???????? ? ????????????? ????????? ??????? ??????? ? ???? ???????? ????????? ?????? ??????? ?????????? ???????? ???????? ??? ???????????
Artinya:
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: ‘Bilakah terjadinya?’
Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.
Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba’. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.
Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui’. Dalam Islam, pengertian hari kiamat, tanda-tanda beserta jenisnya kerap disebutkan berulang kali di dalam kitab suci Alquran.
Kiamat menjadi awal dari kehidupan yang sesungguhnya dan mutlak dilalui oleh seluruh umat manusia di muka bumi. Di dalam Alquran terdapat banyak ayat yang menjelaskan datangnya hari pemusnahan ini.
Salah satunya seperti yang dijelaskan dalam Alquran surah Al-Hajj ayat 7 yang berbunyi:
“Sesungguhnya hari kiamat itu pasti akan datang, tidak ada sedikitpun keraguan kepadanya. Sungguh Allah akan membangkitkan siapapun yang ada di dalam alam kubur”.
Jenis Kiamat dalam Islam
Ilustrasi Tsunami.
Sebelum datangnya hari kiamat atau hari akhir, biasanya umat manusia yang ada di muka bumi ini akan mengalami beberapa peristiwa, baik itu peristiwa mengerikan hingga memakan korban sekalipun.
Di mana peristiwa-perisitiwa tersebut menjadi gambaran akan datangnya hari kiamat. Dan berikut ini terdapat dua peristiwa sebelum datangnya hari kiamat, yaitu perisitiwa kecil atau yang biasa disebut kiamat Sugra dan peristiwa besar atau yang biasa dikenal kiamat Kubra. Sebelum beranjak ke tanda-tanda datangnya hari kiamat, lebih baik simak terlebih dahulu jenis-jenis kiamat yang ada berikut ini.
A. Kiamat Sugra
Kiamat Sugra disebut juga dengan kiamat kecil. Kiamat Sugra merupakan berakhirnya masa kehidupan dari sebagian makhluk di dunia ini, baik secara individu maupun kelompok.
Berikut tanda-tandanya:
1. Meninggalnya seseorang
2. Terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, gunungmeletus, gempa bumi, tsunami yang menimbulkan korban jiwa .
B. Kiamat Kubra
Kiamat Kubra biasanya disebut juga dengan kiamat besar. Kiamat Kubro merupakan hari dimana seluruh alam semesta dengan segala isinya hancur dan berakhir, kemudian berlanjut ke kehidupan yang kekal.
Tanda-tandanya:
- Matahari terbit dari sebelah barat.
Rasulullah SAW berasabda," tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari sebelah barat, maka apabila matahari terbit di sebelah barat lalu manusia pun akan beriman seluruhnya. Akan tetapi kelakuan yang seperti itu di saat tidak berguna lagi keimanan seseorang yang belum pernah beriman sebelum beriman setelah kejadian tersebut atau memang berbuat kebaikan dengan keimanan yang sudah dimilikinya itu" hadis riwayat Bukhari Muslim dan Abu Dawud.
Seperti yang kita ketahui jika matahari terbit dari arah timur ketika hari kiamat sudah dekat, salah satunya ditandai dengan terbitnya matahari dari sebelah barat.
- Keluarnya Dajjal
- Munculnya binatang besar
- Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
- Turunnya nabi Isa Alaihissalam
- Keluarnya api dari dasar bumi yang akan mengumpulkannya manusia dari Abu Hurairoh Nabi bersabda," Kiamat tidak akan terjadi sampai keluar api di Tanah Hijaz yang menerangi leher onta daerah Busyro," dari hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
Meskipun hanya Allah SWT semata yang mengetahui kapan hari kiamat, namun menurut hadis, Allah SWT bahwa kiamat Kubra terjadi pada hari Jum’at:
“Sebaik-baik matahari terbit adalah hari jum’at. Pada hari Jum’at Adam diciptakan, pada hari itu dia dimasukan ke dalam surga dan pada hari Jum’at itu juga dia dikeluarkan dari Surga. Hari Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at.” (HR. Muslim No. 854)
Begitu dahsyatnya hari kiamat, sehingga penting bagi kita untuk tetap istikamah dan beriman dalam Islam dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan Allah SWT.
Tanda-tanda Hari Kiamat dalam Islam
Ilustrasi Dajjal.
Sebelum hari kiamat tiba, ada banyak tanda yang akan muncul lebih dulu ke bumi. Dan berikut ini beberapa tanda-tanda kiamat yang perlu Anda ketahui.
1. Munculnya Dajjal
Datangnya Dajjal menjadi salah satu tanda kiamat akan tiba. Dajjal merupakan makhluk Allah yang memiliki ciri-ciri seperti rambut keriting, memiliki satu mata yang terdapat di sebelah kiri, dan pada bagian dahi akan tertulis kata kafir.
Dajjal memiliki kekuatan untuk memerintahkan langit, seperti menurunkan hujan, menyuburkan tanah dan lain sebagainya.
Dajjal juga memiliki kemampuan luar biasa yaitu bisa menghidupkan kembali orang yang telah mati lebih dulu. Sesungguhnya apa yang dijanjikan Dajjal yaitu surga, yang merupakan neraka bagi Allah dan orang-orang yang berpendirian teguh dan hanya menyembah Allah sebagai Tuhan akan selamat dari neraka.
Dajjal memiliki waktu berkuasa kurang lebih selama 40 hari di bumi.
Sebagaimana yang tertera dalam Hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah,
“Empat puluh hari, namun sehari bisa jadi satu tahun, bisa jadi satu bulan, bisa jadi satu minggu, sementara hari-hari lainnya akan sama dengan apa yang kalian rasakan sekarang”.
2. Munculnya Imam Mahdi
Selanjutnya, munculnya Imam Mahdi. Adapun beberapa ciri-ciri
Imam Mahdi diantaranya yaitu ia merupakan salah satu keturunan Nabi Muhammad SAW, berkening lebar, dan hidungnya mancung.
Imam Mahdi datang untuk memerangi kekejaman Dajjal yang telah berkuasa sebelumnya. Kehadirannya akan menumpas segala bentuk perbuatan yang dilakukan Dajjal.
3. Turunnya Nabi Isa As
Turunnya Nabi Isa telah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 55
“Allah Berfirman : Hai Isa, aku akan mewafatkan dan mengangkatmu kembali padaku, menyucikanmu dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu atas orang yang kafir sampai kiamat tiba. Kepada-Ku engkau kembali dan aku beri keputusan tentang apa yang diperselisihkan olehmu”.
Turunnya Nabi Isa menjadi tanda-tanda kiamat berikutnya, selain yang disebutkan di atas.
Pertempuran Nabi Isa dan Imam Mahdi untuk menumpas Dajjal berakhir dengan terbunuhnya Dajjal akibat dadanya tertombak oleh Nabi Isa As di depan pintu Lud di kompleks Masjidil Aqsa.
4. Hadirnya Yajuj dan Majuj
Selanjutnya munculnya Yajuj dan Majuj, yang merupakan tanda-tanda kiamat Kubra. Al-Quran menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan Yakjuj dan Makjuj yaitu kaum yang suka berbuat kerusakan di muka bumi.
Dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 96 disebutkan bahwa, "Nantinya tembok penghalang tersebut akan runtuh, maka keluarlah Yakjuj dan Makjuj untuk membuat kerusakan di bumi. Mereka akan meminum air yang ada di Danau Tiberias, tempat yang diyakini keluarnya Dajjal. Tidak ada satu pun manusia yang mampu menghentikannya kecuali atas izin dari Allah SWT."
5. Terbitnya Matahari dari Arah Barat
6. Munculnya Asap Mematikan
Dalil Hari Kiamat
Ilustrasi membaca Alquran.
Dalam Islam, dalil dibagi menjadi dua yaitu dalil naqli dan aqli. Berikut dalil naqli tentang hari kiamat:
Al-Hajj Ayat 7
“Dan sungguh, hari kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.”
Al-Qari’ah Ayat 4-5
“Pada hari itu manusia seperti laron yang berterbangan. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”
Al-Zalzalah Ayat 1-2
“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya.”
Az-Zumar Ayat 68
“Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua makhluk yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi sangkakala itu, maka seketika itu mereka bangun dari kuburnya menunggu keputusan Allah…”
Al-Muzammil Ayat 18
“Langit terbelah pada hari itu, janji Allah pasti terlaksana.”