Bacaan Doa setelah Sholat Fardhu, Tata Cara dan Manfaatnya

ilustrasi sholat
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Doa setelah sholat fardhu menjadi amalan yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam setelah melaksanakan sholat agar Allah mengabulkan doa yang kita panjatkan. M. Khalilurrahman Al Mahfani dalam bukunya berjudul Keutamaan Doa dan Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera menuliskan agar doa itu diijabah, doa hendaknya dilakukan dengan mengikuti adab dan tata cara berdoa, harus ikhlas, yakin, dan berbaik sangka kepada Allah, serta berdoa dengan doa yang ma'tsurat atau ada tuntunan dan contoh dari Rasulullah Saw.

img_title Doa Berangkat Kerja Hari Senin, Ikhtiar Menjemput Rezeki Halal

Selanjutnya, seorang hamba itu bertawakkal kepada Allah atas doa yang dipanjatkannya. Salah satu waktu utama dalam berdoa agar dikabulkan Allah adalah setelah selesai sholat fardhu. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwa Rasulullah Saw pernah ditanya, "Doa macam apakah yang paling didengarkan?" Beliau menjawab: "Bagian malam yang akhir dan setelah sholat fardhu." (HR. Tirmidzi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah sholat fardhu 5 waktu, ada baiknya bila tidak langsung pergi meninggalkan tempat sholat melainkan berdoa dan berdzikir terlebih dahulu sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW. Adapun doa setelah sholat fardhu adalah sebagai berikut:

img_title Masalah Datang Bertubi-tubi Bikin Hati Lelah? Baca 6 Doa Ini

Membaca Istigfar sebanyak 3 kali:

"Astaghfirullah Hal'adzim, Aladzi Laailaha Illahuwal Khayyul Qoyyuumu Wa Atuubu Ilaiih"

img_title Ustaz Khalid Basalamah Bagikan Doa Pendek agar Rezeki Selalu Bertambah, Pengusaha Ini Sudah Membuktikannya

Membaca Doa Berikut:

"Laa Ilaha Illallah Wakhdahu Laa Syarika Lahu, Lahul Mulku Walahul Khamdu Yukhyiiy Wayumiitu Wahuwa 'Alaa Kulli Syai'innqodiir"

Membaca Doa Perlindungan Dari Siksa Neraka Sebanyak 3 Kali

"Allahumma Ajirni Minan-Naar"

Membaca Doa yang Dimaksudkan untuk Memuji Allah SWT:

"Allahumma Angtassalam, Wamingkassalam, Wa Ilayka Ya'uudussalam Fakhayyina Rabbanaa Bissalaam Wa-Adkhilnaljannata Darossalaam Tabarokta Rabbanaa Wata'alayta Yaa Dzaljalaali Wal Ikraam"

Membaca Al Fatihah.

“A’udzu Billahiminas Syaitho Nirrojiim. Bismillahir rohmanirro’hiim. Al’hamdulillahi robbil’aalamiin. Arro’hmanirro’him. Maliki Yawmiddiin. Iyyaka Na’budu Wa Iyyaka Nasta’iin. Ihdinash-Shiro Tholmustaqiim. Shirotholladziina An’amta ‘Alaihim Ghoiril maghdhuubi ‘Alaihim Wala Dholiin. Aamiin.”

Membaca Ayat Kursi

"Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum. Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi idznih. Ya'lamu maa bayna aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min 'ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa Wahuwal 'aliyyul 'azhiim."

Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil masing-masing sebanyak 33 kali.

Kalimat Tasbih 33x

"Subhanallah"

Kalimat Tahmid 33x"Alhamdulillah"

Kalimat Takbir 33x

"Allahu Akbar"

Kalimat Tahlil 33x

"Lailaha Illallah"

Membaca doa setelah sholat:

“Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdayyu-waafii ni’amahuuwayukaafi’u maziidah. Yaa rabbanaa lakalhamdu wa lakasy syukruka-maa yambaghiilijalaaliwajhika wa ‘azhiimisul-thaanik.Allaahumma shalliwasallim ’ala sayyidinaa muhammadiw wa ‘ala aali sayyidinaa muhammad shalaatan tun jihnaa bihatsa min jamii’il ahwaali wal aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al hajaat. Wa tuthahhirunaa bihaa min jamits sayyi’aat. Wa atarfa ‘unaabihaa ‘indaka ‘aladdarajaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati minjamii’il khairaatifil hayaati wa ba’dal mamaat. Innahu samii’un qariibum mujiibudda’awaat wayaa qaadhiyal hajaat".

Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini waddun-yaa wa aakhirah. Wa ‘aafiyatan fil jasadi wa shihhatan fil badani wa ziyaadatan fil’ilmi wa barakatan firrizqi wa taubatan qablal maut wa rahmatan ‘indalmaut wa maghfiratan ba’dal maut. Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut wan najaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Allaahumma innaa na ‘uudzubika minal‘ajzi wal kasali wal bukhli wal harami wa ‘adzaabil qabri.

Allahummaa innaa na’uudzubika min’ilmin laa yanfa’u wa min qalbii laa yakhsya’u wa min nafsin laa tasyaba’u wa min da’watin laa yustajaabu lahaa.

Rabbanagh firlanaa dzunuubanaa wa liwaalidiinaa walimasyaayikhinaa wa limu’alli-miinaa wa liman lahuu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil mus limiin ajma’iin.

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ’aliim, wa tub’alainaa innaka antat tawwabur rahiim.

Rabbanaa aatinaa fiduunnyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar.

Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihiwa shahbihiiwa sallam, wal hamdu lillaahirabbil ‘aalamiin.

Dzikir dan doa merupakan dua amalan yang tak terlepaskan setelah menuntaskan ibadah sholat. Secara bahasa, dzikir berasal dari kata bahasa arab dzakara yang artinya mengingat, mengambil pelajaran, mengerti, atau mengenal. Secara istilah, ddzikir adalah upaya manusia untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, dengan cara mengingat keagungan-Nya. Berdzikir adalah suatu amalan istimewa dari Alquran dan hadist. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ayat Alquran dan hadis yang menyinggung dan membahas perihal dzikir.

Kata dzikir dalam Alquran disebut sebanyak 267 kali. Makna yang paling umum adalah mengingat Allah. Salah satu ayat yang menjelaskan perintah dzikir di antaranya terdapat dalam Surat Al-Munafiqun ayat 9 yang berarti:

“Wahai orang-orang yang beriman, jangan sampai harta dan anak-anakmu melalaikan kalian dari berddzikir kepada Allah, dan siapa yang melakukan hal itu, maka mereka adalah orang-orangyang merugi”.

Dzikir setelah sholat merupakan amalan sunah yang bisa memperkuat keimanan seorang muslim, membuat hatinya tenang, dan doanya mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Doa dan dzikir setelah sholat tidak hanya memberikan kesejukan jiwa, namun juga akan membawa pada sebuah amalan yang luar bias.

Disamping itu, kita juga dianjurkan untuk membaca doa setelah sholat fardhu karena waktu-waktu tersebut ialah salah satu waktu utama dimana Allah SWT akan mengabulkan doa seorang muslim. Manfaat lainnya dari berdoa adalah agar manusia bisa mengutarakan keperluannya kepada Allah SWT, sebagai sang pencipta dan pengatur hidup manusia, untuk mendapatkan kemudahan di dalam segala aktivitas dan pekerjaan.

Mayoritas ulama mengatakan berdoa setelah sholat fardhu merupakan salah satu Sunnah Nabi. Namun, ada sebagian di antara kaum muslimin mengingkari berdoa setelah sholat wajib. Mereka beralasan tidak ada sunnah berdoa setelah sholat, yang ada hanyalah berzikir saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Doa merupakan sarana yang menghubungkan manusia untuk menyampaikan permohonannya kepada Allah SWT. Manusia berdoa agar apa yang dia panjatkan di dalamnya dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Mulai dari saat sepertiga malam terakhir hingga ketika sujud dalam sholat menjadi waktu doa mustajab atau waktu terbaik untuk berdoa. Selain saat sepertiga malam terakhir dan ketika sujud dalam sholat, ada lima waktu terbaik untuk berdoa lainnya. Beberapa manfaat berzikir dan berdoa bagi kehidupan manusia antara lain sebagai berikut:

  1. Sumber keberuntungan di dunia dan di akhirat
  2. Penenang jiwa raga dan penguat hati
  3. Orang yang rutin berdzikir senantiasa mendapatkan ampunan dan kebaikan dari Allah SWT semasa hidupnya
  4. Dapat mengusir dan menjauhkan gangguan setan
  5. Senantiasa diingat dan diridhoi oleh Allah SWT
Ilustrasi Berdoa

Sedang Gelisah dan Banyak Pikiran? Amalkan Doa Ini agar Hati Lebih Tenang

Muslim dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT ketika menghadapi berbagai ujian kehidupan. Salah satunya dengan memperbanyak zikir dan memanjatkan doa.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut