Doa Setelah Azan, Lengkap dengan Keistimewaan Membaca Doa
- https://factsofindonesia.com/
Syafaat nabi Muhammad SAW
ilsutrasi berdoa
- Pixabay
Doa setelah azan tersebut didapat dalam Hadits Riwayat Bukhari, Abu dawud, Tarmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah. Doa tersebut memiliki keistimewaan dimana dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah Ra, bahwasannya Rasulullah telah bersabda yang artinya:
“Barang siapa ketika mendengar azan lalu mengucapkan (doa setelah adzan), maka masuklah syafaatku baginya di hari kiamat.” (HR. Bukhari).
Syafaat nabi Muhammad berarti pertolongan beliau untuk umatnya kelak di hari kiamat. Syafaat Rasulullah di hari kiamat memiliki banyak macamnya. Diantaranya yaitu, Syafaat Rasulullah yang pertama yaitu untuk menanggung dosa-dosa dari umatnya agar mendapat pengampunan dari Allah.
Yang kedua, syafaat Rasulullah untuk memasukkan umatnya ke surga tanpa hisab. Syafaat yang ketiga, untuk meninggikan derajat setiap orang, sesuai dengan yang pantas baginya.
Waktu setelah azan merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Maka dari itu ketika mendengar azan maka kita sebagai umat muslim dianjurkan untuk menghentikan segala kegiatan dan berdiam diri dengan menjawab azan. Kemudian setelah itu panjatkan doa setelah azan.
7 Keistimewaan Membaca Doa Setelah Mendengar Adzan
Keistimewaan azan.
- U-Report
Bagi umat islam azan merupakan tanda untuk segera melaksanakan perintah Allah SWT. Karena itu, azan dipercaya memiliki keistimewaan tersendiri dibaliknya. Berikut beberapa keistimewaan membaca doa setelah mendengar azan, dikutip dari dalamislam.
1. Diampuni Dosanya
“Barangsiapa membaca ketika mendengarkan sura orang adzan dengan bacaan ( artinya ) : “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku”. Maka akan diampunilah dosanya.” (HR Muslim)
2. Mendapatkan Syafaat
“Barangsiapa berdoa (membaca) setelah mendengarkan suara adzan (dengan do’a yang artinya) : Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang akan didirikan. Limpahkanlah kepada Nabi Muhammad derajat yang tinggi dan keutamaan, dan bangkitkan-lah beliau pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, berhak-lah baginya untuk mendapatkan syafaatku (yaitu pertolongan Nabi dengan izin Allah) pada hari kiamat.” (HR Bukhari – Muslim).