Niat Puasa Syawal dalam Latin Serta Tata Caranya

Ilustrasi puasa.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Bulan suci Ramadhan baru saja berakhir. Namun bukan berarti tidak bisa lagi mendapatkan pahala yang setara dengan amalan yang dilakukan saat bulan Ramadhan. Pada bulan selanjutnya atau Syawal pun, ada sejumlah ibadah yang pahalanya seperti amalan bulan Ramadhan.

img_title Rebahan di Kasur Saja, Lemak Tubuh Bisa Rontok? Begini Caranya

Salah satu amalan itu adalah puasa 6 hari di bulan Syawal. Hukum dari puasa Syawal adalah sunnah namun pahalanya setara dengan puasa selama satu tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa siapapun yang melanjutkan berpuasa di bulan Syawal selama 6 hari, niscaya akan mendapatkan pahala sama dengan puasa selama satu tahun. 

img_title Jarang Diketahui, Amalan Sunnah Sebelum Shalat Subuh ini Ternyata Memiliki Keutamaan Besar

Perkataan Nabi Muhammad SAW tercatat pada hadist yang berbunyi, “Barang siapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun.” (HR Muslim).

Ilustrasi puasa.

Photo :
  • U-Report

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Puasa Syawal dapat dikerjakan kapanpun selama bulan Syawal dan mulai dilakukan pada 2 Syawal atau dalam kalender masehi 2022 jatuh pada tanggal 3 Mei. Batas terakhir melaksanakan puasa Syawal yaitu tanggal 31 Mei.

Ibadah puasa Syawal alangkah lebih baik dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut, tetapi apabila merasa kesulitan boleh dikerjakan secara tidak berurutan selama masih di bulan Syawal. Meskipun tidak berurutan namun kamu masih mendapatkan manfaat yang sederajat.

ilustrasi berdoa

Photo :
  • Freepik

Niat puasa Syawal dalam tulisan Latin dilengkapi dengan arti

“Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatis Syawwaali lillaahi ta'aalaa."

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.” 

Jika kamu lupa mengucapkan niat puasa Syawal semalam sebelumnya, tetap diperbolehkan melaksanakan puasa Syawal asalkan belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak bangun tidur. Adapun niat puasa Syawal di hari yang sama:

"Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Ilustrasi berpuasa.

Photo :
  • U-Report

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tata cara puasa Syawal

Tata cara puasa 6 hari di bulan Syawal sama dengan puasa Ramadhan dan puasa sunnah lainnya yaitu menahan diri dari lapar, dahaga, nafsu, serta hal-hal yang dapat mengurangi pahala bahkan membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
 

Ilustrasi puasa.

Apakah Sah Berpuasa saat Hari Maulid Nabi? Begini Penjelasan Hukumnya

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum yang digunakan umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Dianjurkan memperbanyak selawat.

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut