Simak Hukum Zakat Fitrah dan Pengertiannya

Zakat kaitannya dengan pemberdayaan
Zakat kaitannya dengan pemberdayaan
Sumber :
  • vstory

VIVA – Hukum zakat fitrah masih sering dipertanyakan. Padahal, sebagai seorang dengan pemeluk agama Islam atau seorang Muslim, tentunya harus tahu mengenai hukum zakat fitrah.

Sebelum membahas mengenai hukum zakat fitrah, baiknya terlebih dahulu mengetahui apa itu zakat fitrah. Zakat berasal dari kata ‘zaka’ yang dapat diartikan sebagai suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Disebut zakat, dikarenakan di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan. 

Dapat dikatakan, zakat adalah bagian kecil tertentu dari harta seorang muslim yaitu zakat  wajib dikeluarkan apabila telah mencapi syarat yang telah ditetapkan. Seperti yang diketahui pula, membayar zakat adalah salah satu rukun Islam. Zakat ditunaikan atau diberikan kepada golongan – golongan yang berhak menerimanya atau biasa disebut asnaf

Zakat dibayarakan dari harta yang dimiliki. Namun, tidak semua harta terkena kewajiban untuk membayar zakat. Berikut adalah syarat dikenakannya zakat atas harta seorang umat Muslim :

1.    Harta tersebut diperoleh dengan cara yang baik 
2.    Merupakan barang yang halal atau baik
3.    Harta tersebut merupakan harta yang bisa berkembang
4.    Harta telah mencapai nishab atau jumlah batasan,  sesuai dengan jenis hartanya
5.    Pemilik harta tersebut tidak memiliki utang jangka pendek yang haru segera dilunasi
6.    Terakhir, harta tersebut telah melewati haul atau batasan waktu satu tahun Hijriyah 

Zakat terbagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah zakat fitrah dan kemudian adalah zakat mal.

Apa Itu Zakat Fitrah dan Hukum Zakat Fitrah