Nasikhin Berhasil Lulus S2 UIN Walisongo Hanya 3 Semester

Nasikhin bersama para dewan penguji UIN Walisongo Semarang
Sumber :
  • UIN Walisongo Semarang

VIVA – Mahasiswa Program Studi Magsiter (S2) Pendidikan Agama Islam UIN Walisongo Semarang Naskhin berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 semester.

img_title Tim SAR Berhasil Temukan 6 Jenazah Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang

Nasikhin membahas tesis strategi pembelajaran pendidikan agama Islam era post-truth  dan berhasil lulus setelah diuji lima penguji: Dr Ikhrom MAg, Dr M  Rikza Chamami MSi, Dr Mahfud Junaedi MAg, Dr Fakrur Rozi MAg dan Dr Agus Sutiono MAg MPd di Gedung N3 FITK Jl Prof Hamka Ngaliyan Semarang, Rabu (29/6).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahasiswa pascasarjana asal Kabupaten Batang ini menyelesaikan studinya dalam  waktu 1 tahun 3 bulan 29 hari. Ia memulai perkuliahan pada awal Februari 2021, dan berhasil mengikuti sidang munaqasah pada 29 Juni 2022. 

img_title Enam Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut di Sungai Kendal, 3 Meninggal, 3 Belum Ditemukan

“Alhamdulillah, Saya memulai kuliah pada awal Februari 2021, dan barokah doa guru, hari ini saya bisa ikut sidang ujian akhir thesis,” ujar Nasikhin dalam keterangannya yang diterima VIVA, Rabu (29/6).

Lelaki dari keluarga sederhana ini mengaku melanjutkan perkuliahan S2 melalui beasiswa lulusan terbaik yang diberikan oleh UIN Walisongo Semarang atas prestasinya saat wisuda S1.

img_title Dewi Intan Malenka Lulus S2 MBA dengan Magna Cumlaude, Tetap Aktif Tangani Kasus Anak

Ia mendapatkan beasiswa S2 selama empat semester, namun berhasil menyelesaikan studi dalam waktu tiga semester.

“Alhamdulillah Allah memberikan saya kesempatan untuk lanjut S2 dari beasiswa lulusan terbaik Fakultas pada program S1 dulu. Sebenarnya beasiswa itu 4 semester, tapi berkat atsmosfir penelitian di program S2 PAI FITK yang sangat bagus, saya menjadi tertantang untuk meneliti,” ungkap peraih banyak prestasi nasional MTQ dan penulis buku ini.

Sementara itu, Dr Ikhrom MAg, Ketua Program Studi S2 PAI sekaligus  pembimbing tesis mengungkapkan bahwa lama waktu studi mahasiswa bergantung pada kesungguhan mahasiswa. Semakin bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas akhir maka semakin cepat diselesaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dosen tidak pernah mempersulit mahasiswa, semakin bersunggung-sugguh dalam mengerjakan tugas akhir, maka dia akan lulus cepat degan kualitas yang maksimal," tutur Ikhrom.

Wakil Dekan 1 FITK, Dr Mahfud Junaedi MAg menyatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Nasikhin sebenarnya bisa diikuti oleh mahasiswa lain. Sebab atsmofir penelitian yang ada di FITK UIN Walisongo Semarang sangat mendukung mahasiswa untuk lulus tepat waktu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut