52 Mahasiswa FH UMMI Studi Lapangan di Lapas Nusakambangan

52 mahasiswa UMMI studi lapangan di Lapas Nusakambangan ?
Sumber :
  • antara

VIVA – Sebanyak 52 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sukabumi (FH UMMI) menjalani studi lapangan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

"Pada studi lapangan ke Lapas Nusakambangan ini diikuti oleh 52 Mahasiswa FH UMMI yang didampingi lima dosen pendamping dan dua staf," kata Dekan FH UMMI Ujuh Juhana melalui sambungan telepon dari Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (3/7).

Kegiatan itu, ujar dia, untuk memberikan pemahaman kepada mereka tentang praktik pemasyarakatan warga binaan yang dilaksanakan lapas yang dibangun pada 1908 itu.

img_title Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Video Hadang Mahasiswa Pendemo Viral

Selain itu, kata dia, mengembangkan wawasan para mahasiswa terkait dengan pelaksanaan permasyarakatan warga binaan.

Ia menjelaskan bahwa mereka diperkenankan untuk mewawancara langsung warga binaan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ia menyebut kedatangan mereka ke Lapas Nusakambangan bukan sekadar kunjungan, tetapi diharapkan bisa mendapatkan berbagai pengetahuan terkait dengan permasyarakatan warga binaan di tempat itu.

"Tentunya tujuan utama dari kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan para mahasiswa FH UMMI, sehingga setelah lulus nanti mereka menjadi sarjana yang berkompeten dan mampu mengikuti perkembangan Indonesia, khususnya dalam bidang hukum," ucap dia.

Usai studi lapangan di Lapas Nusakambangan, para mahasiswa, dosen, dan staf FH UMMI melakukan studi banding dan penandatangan nota kesepahaman dengan FH Universitas Muhammadiyah Purwokerto. (antara)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Khairul Munadi (kanan)

BPK Temukan 320 Mahasiswa Wafat Masih Terima Bantuan KIP, Begini Kata Kemendiktiksaintek

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan adanya 320 mahasiswa dengan status meninggal dunia, namun masih menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut