Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah

Pawai Obor Tahun Baru Islam di Bogor 1 Muharram 1440 H
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA Edukasi – Hari Jumat, 29 Juli 2022 adalah akhir tahun 1443 Hijriyah dan awal 1444 Hijriyah, 1 Muharram. Jika tahun baru Masehi berakhir pada pukul dua belas malam, tahun baru Hijriyah berakhir pada saat Maghrib dengan berakhirnya bulan Dzulhijjah. Pada Magrib ketika bulan terlihat, maka tahun baru Hijriyah terlaksana dan masuk 1 Muharram.

img_title 7 Game Free-to-Play yang Masuk Daftar Tunggu Akhir Tahun, Gamer Nggak Perlu Keluar Uang!

Beberapa jam sebelum Maghrib, tepatnya ketika sore sampai waktu Ashar habis adalah momentum terbaik untuk muhasabah akhir tahun. Muhasabah menjadi waktu mengingat apa saja cita-cita ruhaniah yang belum tercapai dan apa saja dosa yang masih dilakukan. Muhasabah itu akan semakin bermakna jika disertai dengan doa sebagai wujud permohonan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menukil laman Majelis Ulama Indonesia (MUI). Doa yang cukup terkenal di Indonesia sebagai doa akhir tahun adalah doa yang ada dalam Kitab Al Jami’ Al Kabir karya Imam As-Suyuthi.

img_title Musim Game PC Segera Memanas, Ini Deretan Judul yang Bisa Jadi Teman Begadang hingga Akhir 2026

Doa ini kemudian ditambahkan sholawat atas Nabi Muhammad SAW di awal kalimat doa oleh Habib Utsman bin Yahya. Beliau merupakan Mufti Betawi. Beliau lahir pada 1822 dan wafat pada 1914.

Bacaan doa akhir tahun Imam Suyuthi adalah sebagai berikut:

img_title Yayasan Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Hidupkan Muharram dengan Kepedulian Bagi Anak Yatim

Doa Akhir Tahun Hijriyah

Photo :
  • Istimewa

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Allahumma maa ‘amiltu fi haadzhis-sanati mimmaa nahaitanii ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubatii wa da’autanii ilat taubati ba’da jur-atii alaa ma’syiyatika, Allahumma fa inni astagfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtanitsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal judi wal karami an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha’ rajaaii minka yaa kariim. wa shallalahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam.”

Artinya: “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi allah pemilik alam semesta. Semoga Allah tetap melimpahkan rahmat dan salam (belas kasihan dan kesejahteraan) kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat Beliau.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut