UMJ Sukses Gelar Silaturahmi Muhammadiyah Berkebangsaan

UMJ gelar Hari Bermuhammadiyah
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Edukasi – Untuk kedua kalinya, Hari Bermuhammadiyah digelar di Mesjid At-Taqwa, Gedung Cendekia  Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (06/08).  Bertema Tajdid Politik Untuk Indonesia Beradab dan Bermartabat , Hari Bermuhammadiyah II ini  bertujuan mempererat silaturrahim sesama warga Muhammadiyah, menumbuhkan rasa cinta, semangat dan syiar Muhammadiyah secara inklusif untuk mendalami ideologi gerakan Muhammadiyah, sekaligus menyongsong Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke-48.  

img_title UMJ Luncurkan I-CHIP, Arief Rosyid: Komitmen untuk Dukung Kedaulatan Kesehatan

Rektor UMJ Ma’mun Murod menjelaskan bahwa Hari Bermuhammadiyah rutin diselenggarakan oleh UMJ setiap dua bulan sekali. “Hari Bermuhammadiyah akan menjadi festival bagi warga Muhammadiyah se-Jabodetabek dan menggambarkan suasana meriah dengan kegiatan pengajian dan gerakan sosial lainnya yang dilaksanakan secara bergilir oleh fakultas-fakultas yang ada di lingkungan UMJ,” ujar Ma’mun dalam keterangannya yang diterima VIVA, Jakarta, Minggu (7/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti Source : Republika

Photo :
  • republika

img_title Buya Yahya Ingatkan Silaturahmi Bisa Jadi Dosa Jika Niatnya Salah, Ini Penjelasannya

Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di Hari Bermuhammadiyah II ini diantaranya peluncuran Youth Leader Scholarship (YLS), penandatangan MoU dengan BPJS Kesehatan, bantuan pendanaan untuk fasilitas olahraga oleh Bank Mega Syariah, serta Ceramah Kebangsaan yang disampaikan oleh Arsul Sani, Wakil Ketua MPR RI dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH Abdul Muti, M.Ed. 

Puncak Hari Bermuhammadiyah adalah ceramah kebangsaan.  Dalam ceramah pertama,  Arsul Sani menjelaskan upaya tajdid politik yang perlu dilakukan. Pertama, introspeksi dan evaluasi yang terwujud dalam Undang-Undang, kebijakan pemerintah, dan pelaksanaan nyata politik di Indonesia. Kedua, Arsul menyampaikan dalam konteks MPR.

img_title Waspada saat Lebaran! Ini 3 Kesalahan Silaturahmi yang Bisa Jadi Dosa Menurut Buya Yahya

"Upaya untuk mewujudkan beradab dan bermartabat dengan merancang dan mengesahkan GBHN," jelas Arsul Sani. Ia menambahkan bahwa  kesadaran akan ideologi dan keagamaan menjadi hal utama yang harus diselesaikan untuk politik Indonesia. 

 Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti

Photo :
  • VIVA / Agus Rahmat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, ceramah kebangsaan kedua dari Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian UMJ, Abdul Mu'ti  yang menyampaikan bahwa bagi Muhammmadiyah dakwah adalah hal penting yang dalam pelaksanaannya memerlukan strategi.

“Strategi dakwah kultural adalah mengajak individu-individu supaya mengedepankaan ajaran Islam dan menjadi stimulus yang lain untuk menciptakan perubahan sosial, saya katakan strategi bottom up.  Dan salah satu yang dilakukan di Muhammadiyah adalah  berusaha menyalurkan aspirasi melalui partai dan lembaga negara,  Dalam rangka menyongsong Tajdid Politik beradab dan bermartabat, warga persyarikatan Muhammadiyah harus bergaul dan bersosialisasi dengan siapapun dan kelompok apapun,” pesan Abdul Muti.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut