UIN Walisongo Berharap Jadi Motor Penggerak Antikorupsi di PTKIN
- Humas UIN Walisongoo
Lebih lanjut, Gufron menambahkan perguruan tinggi bukan hanya lembaga yang sebatas pencetak knowledge. Kalau hanya knowledge, perguruan tinggi akan kalah dengan robot. Oleh karenanya, selain knowledge harus diajarkan integritas.
Menurutnya, orang korupsi adalah orang yang tidak tahu siapa dirinya, kemana akan pergi. Korupsi adalah sesat arah. Oleh karena itu, jika tidak tahu orientasi yang jelas mau kemana, apa yang dilakukan, maka perlu diingatkan agar jangan sampai tersesat.
"Kalau orang tidak tahu, maka diingatkan jangan sampai sesat arah. Awalnya korupsi itu tidak tahu dirinya. Langkah-langkahnya salah diingatkan, itulah korup," tandasnya.
Secara khusus, Gufron memuji semangat UIN Walisongo yang menyisipkan pesan integritas dalam lagu Mars.
"Kalau KPK mengajarkan integritas itu sesungguhnya kebalik. Malah KPK yang kesini untuk belajar. KPK bukan datang memberi sesuatu, tapi datang untuk menagih. KPK berharap UIN dapat memberikan cara bagaimana menanamkan integritas. Saya mendengar lagu Mars UIN itu asumsinya mengarahkan mahasiswa dan lulusan agar profesional," tandasnya.
Kegiatan acara wakil ketua KPK ini diikuti segenap pejabat di lingkungan UIN Walisongo mulai dari para wakil rektor, para dekan dan wakil dekan kajur dan sekjur, kepala bagian, koordinator, subbagian dan pejabat terkait. Segenap mahasiswa mulai dar DEMA, SEMA, hingga LPM ikut serta dalam kegiatan ini