Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama

Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama
Sumber :
  • Istimewa

Diceritakan bahwa komunitasnya sebelum tahun 1990 sangat tertutup, dan bagi komunitas Islam Kejawen Kali Tanjung untuk mempertahankan kejawen pihaknya mulai membuka wawasan agar komunitasnya membuka diri sebagai bentuk implementasi keberagaman.

img_title Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan soal Viral Video Penculikan Anak di Banyumas

"Kami mulai membuka diri sejak tahun 2008 dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas untuk menjaga ritual besar tahunan seperti Grebeg Suran dan selametan kematian komunitas Islam Kejawen Kali Tanjung sebagai sebuah kearifan lokal," ungkap Eddy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam menjaga sikap keberagamaan dalam dinamika di lingkungan masyarakat dengan berbagai kultur budaya dan agama, Eddy Wahono mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk menjadikan agama dan budaya sebagai sumber nilai-nilai merawat persatuan dan kesatuan.

img_title Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Balok Kayu Gara-gara Knalpot Brong di Banyumas

Budaya kejawen.

Photo :
  • U-Report

Sentimen-sentimen agama cenderung bertumpu pada ajaran-ajaran agama yang yang tidak sesuai aturan. Tidak dapat disangkal bahwa agama menjadi roh utama komunitas Aboge sehingga para tokoh agama berperan penting untuk menjaga kemajemukan sebagai kekayaan dan modal sosial Indonesia.

img_title Jempol Kaki Kiri Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Hilang, Tim Forensik Ungkap Temuan Ini Usai Bongkar Makam

"Kami selalu memiliki visi dan solusi yang dapat menciptakan kerukunan dan kedamaian dalam menjalankan kehidupan keagamaan, yakni dengan mengedepankan moderasi beragama agar tidak terjebak dalam intoleransi, " pungkasnya.
 

Uji Coba Pengumpulan Minyak Jelantah di KDKMP.

Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Warga Banyumas Ramai-Ramai Kumpulkan Limbah Dapur untuk Ditukar di KDKMP

Program pengumpulan minyak jelantah melalui KDKMP di Banyumas disambut warga. Limbah dapur kini bisa ditukar uang sekaligus diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut