IPB University Merintis dan Mengembangkan Program One Village One CEO
Rabu, 28 Desember 2022 - 08:55 WIB
Sumber :
- Biro Komunikasi IPB University
Rektor IPB University Prof Arif Satria di IICC Bogor, Jawa Barat
Photo :
- Biro Komunikasi IPB University
“IPB University terus berkomitmen untuk mengembangkan OVOC, karena itu kami berkolaborasi dengan berbagai pihak. Sekarang sudah diterapkan di 119 desa dan semoga pada tahun 2023, program ini sudah mencapai 300 desa di berbagai pelosok di Indonesia," ungkapnya.
Menariknya, lanjut Prof Arif, di antara 119 desa itu sebagiannya sudah berhasil melakukan ekspor produk. Di antara komoditas tersebut ialah pupuk organik/kompos ke 8 negara, kopi ke 11 negara dan nanas ke 2 negara.
"Saat ini IPB University sedang menyiapkan produk-produk ekspor untuk buah-buahan. Alhamdulillah salah satu inovasi IPB University, pepaya calina, sudah diterima di Indomaret. Artinya, petani yang kami dampingi sekarang sudah punya pasar," ucapnya.
Selain itu, Prof Arif mengungkap bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kini mempercayai dirinya untuk memimpin para rektor untuk men-support ketahanan pangan nasional. “Kita mulai dari 10 perguruan tinggi dulu sebagai koordinator wilayah, setelah ini di tahun 2023 kita akan melibatkan seluruh perguruan tinggi di Indonesia," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Prof Nizam, Pelaksana Tugas (Plt) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kemendikbudristek turut menegaskan bahwa kedaulatan pangan merupakan pondasi penting bagi kedaulatan bangsa dan negara.
"Melalui tri dharma perguruan tinggi, kita bisa membangun kedaulatan pangan misalnya melalui semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Patriot Pangan. Kita bisa mengantarkan para mahasiswa untuk mencintai pertanian dari semua bidang, tidak hanya dari fakultas pertanian," ujarnya.
Ia berharap, pendidikan bisa membangun pemahaman dan perilaku tentang ketahanan pangan mulai dari produksi sampai konsumsi. "Saya berharap setiap perguruan tinggi bisa mengembangkan varietas unggulan untuk bahan makanan pokok," tutup Prof Nizam.
Turun ke Lokasi Karhutla Kampar, Menteri LH Gandeng Ahli IPB Cari Biang Kerok Kebakaran
Penanganan karhutla di Kabupaten Kampar, Riau, tidak berhenti pada upaya pemadaman. Pemerintah mulai mendalami karakteristik hingga penyebab kebakaran melibatkan ahli
VIVA.co.id
22 Agustus 2026