KPAI Minta Kementerian Agama Beri Perhatian Atas Kasus Kekerasan di Ponpes Pasuruan

Ilustrasi kekerasan
Ilustrasi kekerasan
Sumber :
  • pixabay

VIVA Edukasi – Salah satu santri Ponpes di Kabupaten Pasuruan berinisial INF (13) menjadi korban kekerasan oleh seniornya berinisial MHN (16). INF alami luka bakar yang cukup serius. Korban dinyatakan meninggal pada Kamis, 19 Januari 2023 usai menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepolisian Sektor Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur bergerak cepat dengan mengamankan pelaku pada 20 Januari 2023 dan telah menetapkannya sebagai tersangka. 

Anggota KPAI Sylvana Maria mengatakan bahwa kekerasan yang dialami INF merupakan pelanggaran hak anak, di mana hak-hak anak dilindungi oleh Konstitusi Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang nasional lainnya, terutama Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Ilustrasi kekerasan seksual.

Ilustrasi kekerasan seksual.

Photo :
  • U-Report

Oleh sebab itu, KPAI mendesak Kepolisian Sektor Pandaan mengusut secara tuntas kasus tersebut dan memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

“Dalam memproses hukum pada kasus kekerasan ini, agar mengutamakan asas Sistem Peradilan Pidana Anak sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” ujar Sylvana Maria dalam rilis yang diterima VIVA Rabu, 25 Januari 2023.

Halaman Selanjutnya
img_title