Labuan Bajo Bangun Kampus Bambu Komodo

Proses Pembangunan Kampus Bambu Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT
Sumber :
  • Jo Kenaru/tvOne/Manggarai Barat-NTT)

VIVA Edukasi – Kabupaten Manggarai Barat menargetkan 500 ribu anakan bambu harus tuntas ditanam pada tahun 2023 untuk menambah 93.000 anakan bambu yang sudah ditanam pada bulan Januari-Maret lalu.

img_title Pariwisata Labuan Bajo Mulai Pulih Pascagempa NTT, 11 Destinasi Ini Kembali Dibuka

Bupati Manggarai Barat Esdistasius Endi memastikan pengembangan jumlah rumpun bambu menjadi salah satu perhatian khusus selain pariwisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komitmen tersebut, lanjut Bupati  Endi, merupakan bagian dari komitmen Yayasan Lingkungan Bambu Lestari (YLBL) besutan Monica Tanuhandaru yang sedang membangun Kampus Bambu Komodo di Labuan Bajo.

img_title Warga Korban Gempa NTT Sibuk Mengungsi, Remaja 17 Tahun Justru Bobol Rumah dan Curi Emas

Sebagai informasi peletakan batu pertama Kampus Bambu Komodo dilakukan 8 Mei 2023 di daerah Batu Cermin. Kampus ini berdiri di atas tanah 2,5 hektar milik Pemkab Manggarai Barat di kawasan Destinasi Gua Batu Cermin (GBC).

Kampus Bambu Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT

Photo :
  • Jo Kenaru/tvOne/Manggarai Barat-NTT)

img_title Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Korban Gempa Manggarai Barat

Di kampus itu akan dibangun rumah produksi bersama untuk mengolah bambu menjadi berbagai produk bernilai tinggi (bambu laminasi, sepeda bambu, pellet), asrama, pusat belajar (learning center) serta akan dibangun dua kabin bambu berdasarkan desain pemenang sayembara nasional.

“Diskusi awalnya hanya bercanda dengan ibu Monica bahwa Labuan Bajo siap kalau pemerintah dan Yayasan Bambu Lestari akan membangun rumah produksi bersama. Apa syaratnya, siapkan tanah saya bilang ada tanahnya, berapa ukurannya semula kita bilang 1,5 hektar saya bilang tanahnya ada lengkap dengan sertifikat dan jadilah sedang dibangun sekarang 2,5 hektar,” kata Edistasius Endi di Labuan Bajo, Minggu 14 Mei 2023.

“Jadi di Kampus Bambu Komodo ini akan ada pusat pembelajaran. Ini akan menjadi fasilitas publik orang belajar dari pembibitan penanaman bambu pemanenan bambu secara lestari pengelolaan menjadi produk-produk inovatif,” beber Endi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bupati yang dulunya adalah Ketua DPRD dan anggota dewan 4 periode itu berkata, tanam bambu merupakan gerakan bersama dan masif. Segera, lanjut dia, Bupati bakal menerbitkan Perbup memuat pedoman RAPB Des di mana gerakan tanam bambu masuk dalam kegiatan pembangunan desa.

“Kenapa kita bertekad supaya rumah produksi bersama itu dibangun di Labuan Bajo. Cita-cita kita adalah bagaimana desain seluruh kebijakan supaya Labuan Bajo itu sebagai hub (pusat) yang sungguh disadari bahwa kalau menjadi hub maka pergerakan ekonomi rakyat itu akan meningkat,” tekan dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut