Formula E Sumbang 4.500 Pohon untuk Sekolah di Jakarta
- Pixabay
VIVA Edukasi - Panitia pelaksana ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta menyumbangkan 4.500 bibit pohon untuk media pembelajaran menanam pohon kepada siswa-siswi taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta, Senin 5 Juni 2023.
Perwakilan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara Rosikin mengatakan kepada wartawan di Jakarta Utara, Senin, didapat 20 sekolah di tiga kecamatan wilayah Jakarta Utara yang bersedia mengikuti program manajemen keberlanjutan lingkungan hidup Formula E itu.
"Hari ini kami menerima 4.500 pohon. Harapannya, tentu agar pohon-pohon ini bisa bermanfaat buat sekolah dan menambah keindahan lagi," kata Rosikin.
Berdasarkan daftar nama satuan pendidikan yang diterima wartawan di Jakarta Utara pada Senin, terdapat enam satuan pendidikan yang berlokasi di Penjaringan, yaitu TK Negeri Penjaringan, SD Negeri Penjaringan 03, SD Negeri Pejagalan 03, SMP Negeri 112 Jakarta, SMA Negeri 111 Jakarta, dan SMK Negeri 56 Jakarta.
Di Pademangan juga terdapat enam satuan pendidikan yaitu TK Negeri Pademangan, SD Negeri Pademangan Timur 06, SMP Negeri 23 Jakarta, SMA Negeri 40 Jakarta, SMK Negeri 55 Jakarta, dan SMK Negeri 23 Jakarta.
Sedangkan di Tanjung Priok terdapat delapan satuan pendidikan yaitu TK Negeri Papanggo, Taman Pendidikan Alquran Negeri Bale Bermain Yos Sudarso, SD Negeri Sunter Agung 13, SMP Negeri 282 Jakarta, SMP Negeri 221 Jakarta, SMA Negeri 41 Jakarta, SMA Negeri 80 Jakarta, dan SMK Negeri 12 Jakarta.
Satuan pendidikan tersebut bersedia menerima pohon-pohon dari tim Sustainability and Community 2023 Jakarta E-Prix untuk ditumbuhkan di lingkungan masing-masing.
Anggota tim Sustainability and Community 2023 Jakarta E-Prix Nurlaela Jufri mengatakan pihaknya menyerahkan empat ribuan bibit pohon jenis tanaman hias seperti Pucuk Merah, Bougenville, Kamboja, dan sebagainya secara bertahap, dalam rangka menanamkan kepedulian anak-anak sekolah terhadap keberlanjutan lingkungan.
Senior Sustainability Manager FIA Formula E Iona Neilson mengatakan kepedulian terhadap penghijauan di Jakarta Utara bukan berarti wilayah itu tidak cukup hijau.
Menurut Iona, warisan yang ingin ditinggalkan Formula E selain kompetisi adalah pesan bahwa setiap orang bisa terus memunculkan inisiatif baru dan berkontribusi lebih terhadap lingkungan.