USU Kembali Kukuhkan 5 Guru Besar
Lebih lanjut, Rektor mengatakan perubahan kebijakan di USU adalah bagian dari kontribusi untuk menghasilkan Generasi Emas 2045. Rektor menekankan perluasan pengakuan internasional dan perubahan fundamental dalam pola pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat sebagai langkah menuju peringkat universitas berkelas dunia.
“Kita harus melakukan perubahan fundamental agar menghasilkan pola pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terbaik di USU. Pola terbaik itu perlu dicontohkan dari para guru besar, yang dikoordinasikan oleh Dewan Guru Besar USU. Pola itu juga menjadi modal untuk penguatan ekosistem pendidikan di USU,” ujar Prof. Muryanto.
Sementara itu, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si. mengungkapkan sebagai Guru Besar baru dalam bidang Ilmu Komunikasi yang sekarang juga ditugaskan sebagai Ketua Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Komunikasi FISIP USU, Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi FISIP USU ini merupakan satu-satunya di wilayah barat.
Ia mengatakan akan merancang dan membuat Program Studi ini menjadi unggulan. Lanjut, ia mengatakan bahwa sebagai Guru Besar yang baru diangkat, saya juga pada hari ini sampai 4 tahun kedepan diamanahkan sebagai Ketua Prodi Magister dan Doktor Ilmu Komunikasi FISIP USU.
"Dengan capaian prestasi ini saya ingin teman-teman saya dapat segera mencapai prestasi jenjang akademik yang tertinggi ini. Kedepannya sudah tentu kita akan merancang, membuat program studi Ilmu Komunikasi ini menjadi unggulan di wilayah Sumatera Utara atau wilayah Barat," katanya.
"Karena Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi ini hanya ada satu-satunya di luar pulau Jawa. Jadi saya berharap ini menjadi ikon terbaik,” ungkap Prof. Iskandar.