Latih 13.000 Guru Agama, Kemenag Targetkan 2 Hal Ini Buat Pengajar PAI

Latih 13.000 Guru Agama, Kemenag Targetkan Ini Buat Pengajar PAI
Sumber :
  • Kemenag RI

VIVA – Sebanyak 13.000 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum dari berbagai penjuru Indonesia serentak mengikuti Bimbingan Teknis Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB), Rabu 22 November 2023. Kegiatan yang dihelat oleh Kementerian Agama (Kemenag) ini sangat strategis karena menjadi ajang untuk memacu kompetensi, profesionalitas dan responsivitas para guru agama. 

img_title Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

"PPKB guru PAI merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kualitas guru. Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk melatih guru-guru PAI agar ke depan lebih profesional dan terlatih sehingga kebutuhan pengembangan profesi guru dapat terlayani," ujar Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani saat membuka Bimtek PPKB secara daring di Bandung, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Guru PAI juga dapat menjadi guru yang proyektif dan bervisi ke depan. Artinya tidak hanya menjadi orang yang reaktif pada hari ini tetapi juga proyektif terhadap isu pendidikan di masa depan,” tambahnya.

img_title Wamenag sebut Pencegahan Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum Tahun Ajaran 2027

Menurut Ali Ramdhani, saat ini tantangan para guru PAI tidak ringan. Sebab di era teknologi digital ini, guru dihadapkan pada tantangan yang sangat besar. Ini antara lain ditandai dengan munculnya Society 5.0 yang merupakan gerakan nyata terhadap perkembangan informasi dan teknologi canggih.

Atas dasar ini, selayaknya guru harus mengimbangi kemampuannya dengan kompetensi yang memadai, terobosan-terobosan, dan karya-karya inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. 

img_title Sudaryono: Dapur MBG Kini Bisa Diawasi Posyandu hingga Orang Tua Siswa

"Dalam proses pembelajaran guru PAI tidak hanya berperan sebagai transfer of knowledge atau penyampai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga bertanggung jawab dalam transfer of value yaitu menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dan  kepribadian peserta didik," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan  Bimtek PPKB ini dilakukan secara online dan offline. Untuk menjangkau kegiatan yang diikuti hingga 13.000 guru ini, Ditjen Pendis melibatkan Balitbang dan Diklat yang menyediakan aplikasi Massive Open Online Course (MOOC) Pintar. Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari ini berfokus pada bidang kompetensi pedagogik dan profesional.

Bidang kompetensi pedagogik terdiri dari perencanaan, model dan penilaian pembelajaran. Sedangkan bidang kompetensi profesional terdiri dari pengayaan materi PAI, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Adapun materi bimtek ini menggunakan kurikulum yang sesuai dan sedang dijalankan oleh satuan pendidikan masing-masing yakni kurikulum merdeka.
 
Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Amin Suyitno mengatakan, bimtek ini sangat penting karena berupaya mewujudkan guru-guru yang lebih mandiri dalam kerangka peningkatan kompetensi profesinya. Lewat kegiatan ini, proses peningkatan kompetensi juga bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut