10 Master Mushaf Al-Qur'an Gratis dari LPMQ Kemenag, Siap Cetak!

Mushaf Al-Quran
Sumber :
  • Kemenag

JAKARTA – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ), Balitbang dan Diklat, Kementerian Agama menyediakan 10 jenis master mushaf Al-Qur'an siap cetak yang bisa diperoleh secara gratis. Layanan tersebut disiapkan bagi masyarakat yang akan mencetak mushaf Al-Qur'an dan mengedarkannya di Indonesia.

img_title Kemenag Dorong Penguatan Kapasitas Pengurus Komite Madrasah Guna Tingkatkan Kualitas

"Saat ini, di LPMQ ada 10 jenis master mushaf Al-Qur’an. Kami sediakan bagi siapa saja yang ingin menerbitkan Al-Qur’an di Indonesia. Silakan, layanan ini cuma-cuma alias gratis,” terang Badan Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno di Jakarta, Selasa (28/112023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Suyitno, 10 jenis master mushaf Al-Qur’an tersebut sudah melalui serangkaian proses pentashihan atau pemeriksaan secara teliti, cermat, dan berulang-ulang oleh tim pentashih Al-Qur’an Kemenag. Langkah tersebut diberlakukan mengingat penyediaan master mushaf Al-Qur’an siap cetak adalah bagian dari upaya pemerintah menjaga kesahihan mushaf Al-Qur’an di Indonesia.

img_title Buntut Mencuatnya Kasus Pelecehan Seksual, Kemenag Bekukan Sementara Ponpes Dar Et Tauhid

"Semua master mushaf ini sudah ditashih berulang-ulang oleh tim pentashih LPMQ sehingga terjamin kesahihannya. Mekanisme ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan sekaligus menjaga kualitas penerbitan mushaf Al-Qur’an di Indonesia,” kata Aziz.

Mushaf Al-Quran

Photo :
  • Kemenag

img_title Kemenag Tegaskan Status Halal-Haram Kripto Mengacu Fatwa MUI, Ini Syaratnya

Meski demikian, Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, mengingatkan bahwa jika ada pihak yang akan mencetak Al-Qur’an menggunakan master mushaf dari LPMQ, mereka tetap harus mengajukan proses pentashihan. Ketentuan ini diberlakukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan dalam teks mushaf akibat proses layout, pembuatan iluminasi, pembubuhan dhabt (misalnya: tanda wakaf, titik, sukun, tanda mad, syiddah), dan sebagainya.  

“Meskipun menggunakan master mushaf dari LPMQ, kalau mau dicetak tetap harus ditashihkan terlebih dahulu. Karena biasanya ada proses lay out ulang, penambahan iluminasi dan lainnya yang dilakukan pihak yang akan mencetak. Sehingga tetap harus ditashih kembali oleh LPMQ,” tegas Aziz.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Aziz, LPMQ akan terus menambah jumlah master mushaf Al-Qur'an yang siap cetak agar masyarakat memiliki banyak pilihan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyusun master mushaf sendiri dan mengajak penerbit Al-Qur’an untuk mewakafkan master mushafnya kepada LPMQ untuk dapat digunakan pihak lain secara gratis.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut