6 Tanda dan Aura Orang yang Bakal Meninggal Menurut Islam
- East2West
Jakarta – Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan datangnya kematian. Umur dan ajal seseorang adalah rahasia yang hanya diketahui oleh Allah SWT.
Hal ini dijelaskan dalam surat Luqman ayat 34:
Innallāha 'indahụ 'ilmus-sā'ah, wa yunazzilul-gaīṡ, wa ya'lamu mā fil-ar-ḥām, wa mā tadrī nafsum māżā taksibu gadā, wa mā tadrī nafsum bi`ayyi arḍin tamụt, innallāha 'alīmun khabīr
Artinya: Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.
Aura dan Tanda Orang yang Akan Meninggal
Dikutip dari tulisan berjudul Kematian Dalam Al-Qur'an: Perspektif Ibn Kathir karya Abdul Basit, berikut beberapa aura orang yang akan meninggal menurut Imam Ghozali :
1. Menggigil
Salah satu tanda orang yang akan meninggal dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. Tanda ini biasanya akan dirasakan pada setelah waktu asar, 100 hari sebelum kematian.
Seluruh tubuh mulai dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran seakan-akan menggigil. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, maka tanda akan hilang.
2. Berdenyut bagian pusar dan kebingungan
Ilustrasi meninggal dunia.
- http://www.onvsoff.com
Tanda ini terjadi pada 40 hari sebelum hari kematian ketika setelah waktu asar. Bagian pusar seseorang akan berdenyut atau berdetak.
Ketika ini daun yang tertulis nama akan gugur dari pohon di atas arsy Allah SWT. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai mengikuti sepanjang waktu. Jika malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas, maka mereka yang terpilih akan merasa kebingungan.
3. Meningkatnya selera makan
Tanda ini diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah sakit di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba-tiba berselera untuk makan. Hal ini terjadi pada 7 hari sebelum kematian.