Masih Jadi Perdebatan, Apa Bedanya Tornado dan Angin Puting Beliung?

Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Bandung menjelaskan bahwa angin kencang yang terjadi daerah Rancaekek, Kabupaten Bandung, adalah tornado kecil yang miliki kecepatan mencapai 36,8 km/jam.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Fenomena tersebut dipicu oleh perbedaan tekanan yang sangat besar di area lokal yang berada di bawah atau sekitar awan kumulonimbus.

img_title 5 Fenomena Alam Langka Mei 2025 Akan Mengguncang Langit Indonesia, Nomor 4 Gelap

Di sisi lain, penelitian oleh Fazrul Rafsanjani Sadarang dan rekan-rekannya dalam karya "Sebaran Puting Beliung di Pulau Jawa" (2018) mengungkapkan bahwa puting beliung cenderung terbentuk saat musim pancaroba dan musim hujan, sering terjadi di siang hingga sore hari antara pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut disebabkan oleh posisi matahari yang memberikan pemanasan maksimal selama musim tersebut. Sinar matahari menjadi sumber energi utama yang digunakan untuk proses konveksi yang membentuk awan konvektif kumulonimbus.

img_title Angin Puting Beliung Terjang Koja Jakarta Utara, 38 Rumah Rusak

Penting untuk dicatat bahwa kejadian puting beliung di suatu lokasi cenderung tidak berulang dalam waktu yang singkat di tempat yang sama.

Polres Ogan Ilir memperbaiki rumah warga yang rusak akibat puting beliung

Rumah Lansia di Ogan Ilir Rusak Akibat Puting Beliung, Langsung Direnovasi Polisi

Rumah lansia bernama Nuridah mengalami kerusakan berat dan tak lagi layak huni setelah bagian atapnya roboh tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat puting beliung.

img_title
VIVA.co.id
15 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut