Wow, Siswa SMP Negeri 255 Jakarta Masuk Nominasi Terbaik Kompetisi Menulis Surat untuk Presiden
- pixabay
VIVA Edukasi – Rizki Adhi Permana, siswa SMP Negeri 255 Jakarta masuk daftar 25 nominasi terbaik kompetisi Menulis Surat untuk Presiden dalam ajang Festival Literasi Nasional (FLN) 2024.
Dalam pengumuman Panitia FLN 2024 yang diunggah akun resmi instagram @festivalliterasinasional, nama Rizki Adhi Permana masuk dalam daftar 25 Surat Terbaik bersama para siswa, mahasiswa dan guru SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia.
Selain Menulis Surat untuk Presiden, kompetisi bertajuk “NyalaKreatif” meliputi Kompetisi Website Literasi, Menulis Quote, Foto, Konten “Master Teacher,” Video Tari Kreasi, dan Aransemen Lagu ‘Nyalanesia’.
Para pemenang lomba diumumkan pada puncak acara FLN 2024 yang digelar di Tirtonado Coventioan Hall, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu 27 April 2024.
Panitia mengapresiasi terhadap 80.000 karya lomba dari 778 peserta, serta penganugerahan rekor MURI dan juga acara NyalaTalks. Agenda tahun ini diselenggarakan Nyalanesia, perusahaan startup yang fokus pada pengembangan program literasi sekolah terpadu.
Ketua FLN 2024, Imam Subchan, dalam keterangannya mengatakan kompetisi ini bertujuan untuk mengasah spirit cinta rasa dan karsa. FLN merupakan sebuah acara yang menjadi puncak pertemuan, pembelajaran, perayaan dan penganugerahan bagi guru dan siswa yang telah mengikuti program dari Nyalanesia.
Rizki Adhi Permana bersyukur karyanya masuk 25 nominasi terbaik. Baginya menang kalah merupakan hal biasa dalam kompetisi.
“Alhamdulillah masuk 25 nominasi terbaik kompetisi menulis surat untuk Presiden dalam ajang Festival Literasi Nasional Tahun 2024. Bagi saya yang terpenting ikhtiar maksimal, soal juara atau tidak itu semua menjadi kehendak Allah SWT,” ucap Rizki, Sabtu (27/4/2024).
Soal ketertarikan mengikuti lomba tersebut, Rizki mengaku hobi menulis. Begitu ada informasi kompetisi menulis FLN di media sosial, ia pun meluangkan waktu mengikuti lomba tersebut.
“Saya belum memiliki hak pilih dalam politik, jadi saya tidak melihat lomba menulis untuk Presiden dari sisi yang lain, bagi saya kompetisi menulisnya,” ujar Rizki yang mengaku senang dengan pelajaran Bahasa Indonesia dan IPS itu.
Ia mengungkapkan, kompetisi menulis pertama yang diikuti adalah lomba menulis cerita pendek (cerpen) saat kelas VII tingkat sekolah.
“Saya akan terus berusaha maksimal untuk mengikuti lomba, kalah menang itu biasa, yang penting saya punya pengalaman dan memahami makna berkompetisi,” kata peraih juara 1 dan peserta kategori terlincah Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) Tingkat Nasional Tahun 2023 itu.