PPM Pembelajaran Inggriya Siapkan Pelatihan Baru Berbasis Hard Skill

Ilustrasi kegiatan pelatihan
Sumber :
  • PPM Pembelajaran Inggriya

Jakarta, 14 Mei 2024 – Di era bisnis yang penuh dengan dinamika dan persaingan, keterampilan atau skill menjadi faktor penentu utama dalam mencapai kesuksesan.

img_title Generasi Muda Kini Makin Akrab dengan Transaksi Digital

Tak hanya soft skill atau keterampilan non-teknis yang penting, hard skill atau keterampilan teknis pun tak boleh diabaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hard skill adalah kemampuan yang dapat diukur dan diajarkan, dan terkait langsung dengan pekerjaan atau profesi tertentu. Contohnya termasuk kemampuan teknis seperti pengkodingan, desain grafis, keahlian bahasa asing, manajemen proyek, dan pemahaman keuangan.

img_title Tak Hanya Perdagangan Digital, Bisnis Perjalanan Ikut Mengerek Kinerja Emiten E-Commerce

Karyawan dengan hard skill yang mumpuni akan lebih efektif dan efisien dalam menyelesaikan pekerjaannya, sehingga menghasilkan output yang berkualitas.

img_title Buntut Karhutla Capai 901 Hektare, Perusahaan Asal Singapura Jadi Tersangka

Selain itu, hard skill yang terasah juga membuka peluang untuk promosi dan kenaikan gaji. Karyawan dengan hard skill yang dibutuhkan perusahaan akan lebih dihargai dan dipercaya untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

Memahami kebutuhan tersebut, PPM Pembelajaran Inggriya berencana menghadirkan pelatihan Professional Capabilities in Business Management yang dirancang khusus untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan talenta mereka dengan meningkatkan hard skill pengelolaan bisnis korporasi.

Learning Developer Manager PPM Pembelajaran Inggriya, Titis Setyawardani mengatakan bahwa pelatihan ini menyasar perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan talenta mereka.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengelola berbagai aspek bisnis khususnya dalam hard skill pengelolaan bisnis korporasi sesuai dengan levelnya masing-masing,” ujarnya, dikutip VIVA Edukasi dari keterangan resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Titis menuturkan, bahwa program ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan dari masing-masing perusahaan berdasarkan 5 pilar fungsi bisnis: Finance, Marketing andCommerce, Operation, Human Capital, Technology and Information.

Pelatihan ini dirancang komprehensif, dengan memperhatikan kebutuhan spesifik di berbagai level organisasi. Setiap kompetensi dibagi menjadi empat level, yang mencakup supervisor, manajer, kepala divisi/GM (General Manager)/VP (Vice President), dan anggota BOD (Board of Directors).

(FOTO ILUSTRASI) Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bukan Cuma Diproses Hukum, 20 Perusahaan Tersangka Karhutla Diminta Ganti Rugi

Penetapan puluhan korporasi sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Bareskrim Polri, mendapatkan atensi dari Komisi IV DPR RI.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut