Pesan Mantan Menristek untuk Generasi Muda

Bambang Brojonegoro dan Siswono Yudo Husodo saat wisuda
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rinna Purnama (Depok)

Rektor UP, Prof Marsudi Wahyu Kisworo menuturkan, lulusan Universitas Pancasila harus menjadi human excellence. Mereka harus menjadi prima interpares sehingga mampu memegang estafet kepemimpinan yang memiliki karakter nilai-nilai luhur Pancasila. “Serta adaptif, produktif, inovatif, dan kontributif,” katanya.

img_title Bukan Cuma Rokok, Tembakau Punya Potensi Jadi Bahan Baku Obat, Kosmetik hingga Bioenergi

Di tempat yang sama, Ketua Pembina Yayasan Universitas Pancasila, Dr Siswono Yudo Husodo menuturkan, persaingan di dunia yang telah menjadi the borderless world ini tidak hanya sebatas di dalam negeri, tetapi juga lintas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dunia meramalkan bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi ke-4 di tahun 2050, di bawah China, India dan AS. Menurutnya, Indonesia memiliki faktor pendorong pertumbuhan ekonomi yaitu, besarnya PDB yang diatas 1 triliun dollar AS. Bahkan, di kawasan Asia Tenggara, hanya Indonesia yang memiliki faktor ini.

img_title Isu Palestina Masuk Agenda Besar, Anak Muda Masjid Siapkan Acara Internasional Libatkan 38 Negara

“Negara kita sekarang ada di rangking 15 dunia dari segi PDB. Semua studi empirik menunjukkan bahwa suatu negara yang telah mencapai angka PDB di atas 1 triliun dollar AS memiliki dorongan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Saya optimis pada tahun 2045, negara Indonesia akan meraih kejayaannya dan menjadi negara maju yang penting dalam konstalasi ekonomi global,” katanya.

img_title Wamendagri Wiyagus: Bonus Demografi Harus Lahirkan Kepemimpinan Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Siswono menekankan, generasi muda harus siap, memiliki achievement motivation, dan semangat kerja untuk terus menerus melakukan inovasi dalam berkarya. Kebijakan pemerintah dalam melakukan hilirisasi sudah sangat tepat.

“Ada salah satu syarat utama untuk menuju ke sana (Indonesia maju). Tidak mungkin Indonesia menjadi negara maju kalau kita tetap sebagai negara pengekspor bahan mentah yang murah, tidak mungkin. Kita harus menjadi finished produk untuk kebutuhan dunia,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel Edukasi menarik lainnya di tautan ini.

Pembangunan pagar Gedung Sate bergaya Kerajaan

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89 persen di Triwulan III 2026, Lebih Tinggi Dibandingkan Pertumbuhan Nasional

Ekonomi Jabar tumbuh 5,89 persen pada triwulan III 2026, melampaui nasional 5,47 persen. Konsumsi pemerintah menjadi komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tertinggi.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut