Pentingnya Kepemimpinan Etis

Peneliti kecerdasan dan kreativitas, Scott Barry Kaufman
Sumber :
  • Redea Institute

Jakarta, VIVA – Redea Institute, sebelumnya dikenal sebagai HighScope Indonesia Institute, kembali mengadakan konferensi tahunan internasional yang ke-14 di bidang pendidikan.

img_title Tinjau Sekolah Terdampak Banjir Bandang di Sumut, Gibran Bawa Bantuan Buku hingga Kipas Angin

Dengan tema "Pemimpin Etis, Masa Depan Inovatif: Menjembatani Komunitas untuk Masa Depan," acara ini bertujuan untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks dalam dunia pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konferensi ini menghadirkan berbagai seminar dan lokakarya yang dirancang bagi guru, kepala sekolah, serta praktisi pendidikan lainnya, dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini hingga Sekolah Menengah Atas.

img_title 253 Sekolah Rusak Terdampak Gempa NTT, Begini Cara Pemerintah Selamatkan Pembelajaran

Peserta diajak untuk bertukar ide dan memperdalam pembelajaran dalam upaya menciptakan pemimpin masa depan yang etis dan inovatif.

img_title Siswa Halmahera Timur Diajak Belajar Lingkungan dengan Cara Seru, Ada Pesan Penting di Baliknya!

Tema tahun ini menekankan pentingnya kepemimpinan etis, yang menuntut pemimpin mengintegrasikan nilai-nilai seperti integritas, tanggung jawab, dan keunggulan dalam pengambilan keputusan.

“Kepemimpinan etis melampaui jabatan dan posisi; ini adalah cara hidup—komitmen terhadap integritas, pemberdayaan, dan mendorong perubahan positif," ujar pendiri dan CEO Redea Institute, Antarina S.F Amir, dikutip dari keterangan resmi, Rabu 9 Oktober 2024.

Ia juga mengajak peserta untuk merenungkan bagaimana sebagai pendidik, mereka dapat membekali siswa dengan keterampilan untuk menjadi warga global yang bertanggung jawab.

Konferensi ini dihadiri oleh pakar pendidikan ternama seperti Scott Barry Kaufman, penulis dan peneliti terkemuka di bidang kecerdasan dan kreativitas, yang membawakan keynote tentang cara membina kreativitas dan aktualisasi diri siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesi lainnya dipandu oleh Julie Wigton dan Ken Shelton yang membahas dampak kecerdasan buatan dalam pendidikan.

Acara juga menampilkan sesi berbagi oleh guru-guru dari sekolah jaringan Redea Institute, yang mempresentasikan pengalaman dan strategi mereka dalam mendidik generasi masa depan.

Pemerintah siapkan 50 tenda ruang kelas darurat di Nusa Tenggara Timur (NTT)

3 Minggu Terdampak Gempa, 1.931 Sekolah di NTT Mulai Belajar Lagi

Aktivitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) perlahan mulai pulih setelah bencana gempa bumi yang berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar selama 3 minggu.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut