Perluas Jaringan Karier Lulusan PTKIN, Kemenag Gelar 'Gebrak Kampus' di Cirebon

Perluas Jaringan Karier Lulusan PTKIN, Kemenag Gelar 'Gebrak Kampus' di Cirebon.
Sumber :
  • Kemenag

Cirebon, VIVA – Suasana berbeda terlihat di depan Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri Siber Syech Nurjati Cirebon (UIN SSC) pada Kamis 7 November 2024. Ratusan mahasiswa  tampak berbaris rapi untuk melakukan registrasi event 'Gebrak Kampus 2024' yang diinisiasi oleh UIN SSC 

img_title Rektor Unsoed Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Mahasiswa Baru usai Dapat Rp 1,12 miliar

Dengan wajah penuh semangat, ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan itu kemudian memasuki ruangan di event bertajuk 'Visi Generasi Kini (Vigenk), Career Map: Peluang dan Tantangan Karier Lulusan PTKIN' tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Kementerian Agama ini menghadirkan bintang tamu komika Boby Al Mahbub. Tak hanya menyuguhkan penampilan stand up comedy, Boby yang juga lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga menjadi narasumber live talkshow yang dipandu oleh Host dari Radio Elshinta Bhery Hamzah. 

img_title KPK Ungkap Peran Guru Sebagai Pengepul Penawaran 'Kursi' Maba Unsoed, Harganya Rp 50-500 Juta

Talkshow ini membahas career map atau pemetaan karier khususnya untuk lulusan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di era kini. Ratusan mahasiswa UIN SSC tampak antusias mengikuti acara ini. 

Mengawali Talk Show, Boby membukanya dengan penampilan beberapa menit Stand Up Comedy yang berkaitan dengan karier lulusan PTKIN, termasuk perjalanan hidup dirinya. Komika kelahiran Madura ini mengawali materi stand up dengan me-roasting dirinya sendiri saat memutuskan merantau ke Jakarta. Tiap mengobrol dengan orang sering dikira jualan sate karena logatnya. Disertai tawa penonton, Boby kemudian menceritakan sedikit tentang prestasi saat masa kuliah di jurusan Sastra Arab UIN Jakarta.

img_title Tak Hanya FK, Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Juga 'Jual' Kursi FPIK dan FH

"Saya kalau ikut lomba debat Bahasa Arab Nasional jarang kalah. Saya pernah juara satu debat Bahasa Arab tingkat ASEAN di Malaysia. Bahkan saya pernah menjadi perwakilan Indonesia ikut lomba debat di Qatar. Alhamdulillah berprestasi," sontak disahut tepuk tangan para penonton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cuma, lulus-lulus kuliah bingung mau jadi apa. Karena kalau cuma modal bahasa Arab susah mau cari kerja. Di mindset orang Indonesia, orang jago Bahasa Arab itu cuma cocok jadi pemimpin tahlil, ahli rukyah, ahli surga, cek khodam gitu pokoknya. Seakan-akan marketingnya Bahasa Arab cuma di akhirat," celetuk Boby disahut tawa para mahasiswa. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut