Kane Jadi Penendang Penjuru, Ini Sikap Jack Wilshere
- REUTERS/Yves Herman
VIVA.co.id – Masih menjadi pertanyaan besar mengapa Roy Hodgson mendapuk seorang Harry Kane, yang notabene seorang striker murni, menjadi eksekutor tendangan pojok saat Inggris melawan Rusia di laga pembuka Grup B Piala Eropa 2016. Mengapa hal tersebut terjadi di saat Inggris masih perlu lesakan gol di laga tersebut?
Hodgson memang sudah memberikan penjelasan soal penunjukan Kane. Namun tetap, penjelasannya tersebut tak bisa diterima semua kalangan, karena masih banyak pemain lain di skuatnya yang lebih layak mengambil sepak pojok, semisal Dele Alli.
Setelah Hodgson, kini giliran gelandang The Three Lions, Jack Wilshere yang mengomentari hal tersebut. Menurutnya, Kane memang memiliki bakat dalam eksekusi bola mati, baik tendangan bebas maupun sepak pojok, yang sering dilakukannya di sesi latihan.
"Dia (Harry Kane) sering berlatih tendangan bebas. Dia punya tendangan bebas istimewa dan teknik yang baik. Tidak banyak pemain bisa melakukan itu. Dia juga melatih teknik sepak pojok, dengan cukup baik. Saya pernah mendengar beberapa orang mengatakan mereka ingin Kane di dalam kotak," kata Jack, dilansir Mirror.
"Tapi, jika kita mendapatkan umpan yang benar, yang mana bisa Kane lakukan, kami memiliki pemain yang cukup besar di dalam kotak yang bisa memenangkan bola," lanjut Wilshere.
Faktanya, selama pertandingan Inggris kontra Rusia, Kane melakukan enam tendangan pojok, dan hanya dua tendangan yang mampu dijangkau rekan setimnya, dan itu pun tidak berbuah peluang yang membahayakan gawang Rusia.
Di pertandingan melawan Rusia, skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir. Pada duel berikutnya, Inggris akan menghadapi Wales, pada Kamis malam, di Stade Bollaert-Delelis.