Jadi Pembawa Sial, Xhaka Dibela Pelatih Swiss

Gelandang Swiss dan Arsenal, Granit Xhaka,
Sumber :
  • Reuters/Kai Pfaffenbach

VIVA.co.id – Swiss harus menelan pil pahit di Piala Eropa 2016. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan Polandia lewat drama adu penalti.

img_title Kapten Swiss Granit Xhaka Usai Dikalahkan Argentina: Wasit Membunuh Kami!

Bermain di Stade Geoffroy Guichard, Saint Etienne, Sabtu 25 Juni 2016, Polandia dan Swiss sama kuat dengan skor 1-1, hingga 90 menit. Laga dilanjutkan ke babak perpanjangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di masa ini, tak ada gol tambahan yang tercipta. Akhirnya, adu penalti harus digelar.

img_title Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Swiss Vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026

(Baca juga: Lewat Adu Penalti, Polandia Melaju ke Perempatfinal)

Lima penendang Polandia, Robert Lewandowski, Arkadiusz Milik, Kamil Glik, Jakub Blaszczkykowski, dan Grzegorz Krychowiak, berhasil menunaikan tugasnya.

img_title Prediksi Swiss Vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026, Rekor Pertemuan Berpihak James Rodriguez Cs

Sedangkan, tak semua penendang Swiss berhasil membobol gawang Lukasz Fabianski di babak adu penalti. Dari lima eksekutor, ada satu yang gagal.

Dia adalah Granit Xhaka. Bermaksud menempatkan bola ke pojok kanan gawang Fabianski, eksekusi Xhaka justru melebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan Xhaka ternyata menjadi awal petaka bagi Swiss. Mereka pun tersingkir dari Piala Eropa karena kalah di babak adu penalti, 4-5.

"Saya prihatin atas apa yang menimpanya. Tapi, ini semua bukan salahnya. Swiss gagal lolos, dan saya sangat sedih. Pemain sudah memberikan semua kemampuan mereka di atas lapangan. Tapi, kami melakukan kesalahan dan harus membayarnya. Penalti adalah sebuah lotere. Sekali gagal, pasti menjadi sangat krusial," kata pelatih Swiss, Vladimir Petkovic, seperti dikutip situs resmi UEFA.

Gelandang Sunderland, Granit Xhaka

Bintang Timnas Swiss Granit Xhaka Akui Beli Sertifikat COVID Palsu: Saya Tidak Percaya Vaksin

Granit Xhaka mengaku pernah membeli sertifikat vaksin COVID-19 saat pandemi 2022. Kasus tersebut kini diselidiki dan membuatnya absen dari Timnas Swiss.

img_title
VIVA.co.id
22 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut