Sedihnya Hazard Lihat Belgia Hancur Lebur

Kapten Belgia, Eden Hazard, kecewa usai timnya tersingkir.
Sumber :
  • Reuters/Pascal Rossignol

VIVA.co.id – Kapten Belgia, Eden Hazard, merasa sulit menerima kenyataan timnya tersingkir dari Piala Eropa 2016. Hazard menuturkan, Belgia sebenarnya layak mencatatkan prestasi yang lebih tinggi di Piala Eropa 2016.

img_title Romelu Lukaku Resmi Gabung Fenerbahce usai Tinggalkan Napoli pada Bursa Transfer 2026

Belgia dipastikan tersingkir usai kalah dari Wales dalam babak perempat final, di Stade Pierre Mauroy, Jumat, 1 Juli 2016 atau Sabtu dini hari WIB, dengan skor 1-3. Dalam laga tersebut, Belgia bermain di bawah performa terbaiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sempat unggul lewat gol Radja Nainggolan, Belgia justru mengalami penurunan kualitas permainan. Mereka kerap diperdaya oleh permainan licik dan pintar Wales. Alhasil, gawang Thibaut Courtois dibobol tiga kali oleh Wales.

img_title Tekad Sudah Bulat, Keputusan Jeremy Doku Tinggalkan Belgia di Piala Dunia karena Hal Spesial Ini

"Kami memainkan 20 menit pertama dengan sangat baik. Tapi, di akhir laga kami harus menyesal karena tak menampilkan permainan terbaik," kata Hazard seperti dilansir Soccerway.

"Kami punya kualitas, hanya saja itu tak cukup. Wales bermain lebih semangat ketimbang kami. Mereka juga lebih berani berduel," lanjutnya.

img_title Klasemen Grup G Piala Dunia 2026 Makin Panas! Iran Salip Belgia, Selandia Baru di Puncak

Hasil buruk yang diterima Belgia, menurut Hazard, disebabkan oleh minimnya pengalaman dari beberapa pemain muda. Saat menghadapi Wales, pelatih Belgia, Marc Wilmots, terpaksa menurunkan beberapa pemain muda sebagai starter.

(Baca juga: Dua Pemain Muda Jadi Kambing Hitam Kekalahan Belgia)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja Jason Denayer dan Jordan Lukaku. Alasannya, Wilmots kesulitan mencari pemain belakang lantaran Jan Vertonghen dan Thomas Vermaelen harus absen karena berbagai alasan.

"Pemain muda itu bagus. Namun, terkadang minimnya pengalaman terlihat jelas dalam sebuah pertandingan. Di sisi lain, mereka punya potensi berkembang," tutur Hazard.

Skuad Liga Champions Inter Milan saat melawan Tottenham di Stadion San Siro pada 18 September 2018

Terlambat Bela Timnas Indonesia, Eks Inter Milan Ini Kini Menyesal

Radja Nainggolan mengungkapkan penyesalannya tidak membela Timnas Indonesia di masa lalunya usai terkesan dengan fanatisme suporter dan keramahan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut