Juara Dunia Limbung, Ujian Inggris di Wembley & 2 Kuda Hitam

Pemain Jerman, Mesut Oezil dan Lukas Podolski
Sumber :
  • Reuters / Fabrizio Bensch

img_title Oezil Tak Berharap Jadi Kapten Jerman
Saat ini tentu menjadi salah satu momen kelam yang ingin dilupakan oleh skuad Belanda. Laga kontra Inggris di Wembley nantilah yang dibidik jadi pemutar nasib mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Jerman Menang 10 Gol Tanpa Balas di Olimpiade Rio 2016
Bek Belanda yang bermain di Premier League bersama Southampton, Virgil van Dijk, merasa laga kontra Inggris bisa menjadi pembangkit semangat Die Oranje.

img_title Timnas Portugal Buka Peluang Raih Medali Olimpiade Rio 2016
Ia meminta rekan-rekannya dalam skuad Belanda untuk menggunakan kesempatan melawan Inggris sebagai titik awal menuju Piala Dunia 2018.
 
"Kami berutang pada fans setelah apa yang terjadi, dan sebagai pemain kami merasa harus menjawabnya pada diri kami sendiri," ujar Van Dijk pada Mirror.
 
"Kami seharusnya bisa tampil lebih baik. Ini adalah saatnya untuk memberikan penampilan yang sangat bagus. Jalan kami menuju Piala Dunia dimulai di sini, di Wembley," tambahnya.

Duel 2 Calon 'Kuda Hitam'
Duel 2 Calon 'Kuda Hitam'

Partai terakhir yang menarik untuk disaksikan adalah pertemuan Portugal dengan Belgia di Estadio Dr. Magalhaes Pessoa. Pertandingan ini mempertemukan dua kandidat 'Kuda Hitam' yang bisa mengejutkan di Prancis nanti.

Belgia saat ini sedang menjadi kekuatan besar di Eropa, bahkan dunia, dengan menduduki peringkat dua rangking FIFA. Sebuah prestasi luar biasa bagi negara mungil di Eropa tengah.

Berkekuatan pemain macam Thibaut Coutouis di bawah mistar, lalu Vincent Kompany dan Thomas Vermaelen di belakang. Menumpuknya pemain berbakat di lini tengah.

Belum lagi nama seperti Romelu Lukaku, Kevin Mirallas, sampai Dries Mertens, dan Christian Benteke bakal jadi momok di lini depan. Belgia jelas punya kualitas untuk tampil mengejutkan.

Sementara bagi Portugal, pasukan asal semenanjung Iberia itu tengah dalam posisi menurun performanya. Pasca jadi runner-up di Piala Eropa 2004, Cristiano Ronaldo cs selalu gagal mendapat prestasi memuaskan.

Tahun ini, Seleccao das Quintas datang ke Prancis dengan status bukan tim favorit. Menurut data dari rumah judi William Hill, Portugal masih kalah diunggulkan dari sang tuan rumah Prancis, lalu Inggris, Jerman, Spanyol, Italia, bahkan Belgia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Maka ini adalah saat terbaik bagi Portugal bermain lepas, dengan partai kontra Belgia sebagai pengasah ketajaman mereka. CR7 cs tak pernah mencetak tiga gol dalam delapan partai terakhir di semua ajang internasional.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut