Bayern Vs Atletico: Saat Ambisi Diuji Militansi

Pertandingan Atletico Madrid vs Bayern Munich
Sumber :
  • REUTERS/Juan Medina

VIVA.co.id – Ambisi Bayern Munich untuk meraih gelar treble winners musim ini, akan kembali mendapat ujian dari Atletico Madrid. Keduanya akan kembali berduel dalam laga leg 2 semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu 3 April 2016 dini hari WIB.

img_title Usai Como Bantai Manchester United 4-1, Cesc Fabregas Menyesal

Meski bermain di depan publik sendiri, bukan hal mudah bagi pasukan Pep Guardiola untuk bisa menjinakkan Atletico. Terbukti, dalam pertemuan pertama barisan penyerang Bayern dibuat frustrasi oleh militansi dan pertahanan baja milik Atletico.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bak sebuah panser yang berjalan di tengah badai salju, Bayern yang punya barisan lini depan berbahaya dibuat tak berkutik oleh pertahanan solid Atletico. Gol tunggal nan cantik Saul Niguez kala itu, membenamkan asa Bayern untuk mencuri kemenangan di Vicente Calderon.

img_title Calvin Verdonk Semprot Kelemahan Lille usai Dibungkam Galatasaray di Liga Champions

Kekalahan di leg pertama, bukan akhir dunia bagi Bayern. Selain masih punya peluang revans, Robert Lewandowski cs juga tentu punya ambisi lainnya untuk memaksimalkan peluang merengkuh gelar treble winners musim ini.

Pun dengan Atletico. Armada Diego Simeone juga punya kesempatan yang sama untuk merengkuh gelar Liga Champions pertamanya sepanjang sejarah, selain peluang lainya untuk menyalip Barcelona di perebutan gelar La Liga.

img_title Klasemen Liga Champions 2026/2027: Manchester United 'Gak Ketolong', PSG kokoh di Puncak

Akhir Cerita Manis Guardiola?

Laga kontra Atletico ini jelas akan punya arti yang sangat penting buat Guardiola. Sebab, eks pelatih Barcelona ini punya ambisi mendaratkan gelar Liga Champions buat The Bavarians.

Maklum saja, sejak datang ke Allianz Arena tahun 2013 lalu Guardiola belum sekalipun berhasil membawa Bayern juara Liga Champions. Ambisi Guardiola senantiasa terhenti di babak semifinal dalam tiga musim terakhir.

Kini, kesempatan itu kembali datang dan Guardiola dipastikan takkan membuang lagi peluang ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pria 45 tahun ini jelas ingin memberi kado perpisahan manis buat Bayern. Sebab, musim depan Guardiola sudah tidak bersama Philipp Lahm cs. Ia akan terbang ke Manchester City untuk melanjutkan petualangannya.

Asa menembus partai puncak dan merengkuh gelar treble winners sebagai kado perpisahan tetap diusung olehnya. Usai ditahan imbang Borussia Moenchengladbach akhir pekan kemarin, Guardiola mengatakan hal tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut