Menakar Kans MU Usai Rengkuh Trofi Perdana

Manajer Manchester United, Jose Mourinho.
Sumber :
  • Reuters / John Sibley
VIVA.co.id
Harry Maguire Belum Pantas Jadi Kapten Manchester United
- Jose Mourinho sukses mendaratkan trofi pertamanya buat Manchester United, usai armada The Red Devil menjuarai ajang Community Shield 2016. Wayne Rooney
cs
5 Pertemuan Terakhir MU Vs Tottenham, Hujan Gol dan Pembantaian
menyabet gelar ini usai mengalahkan juara Liga Inggris musim lalu, Leicester City, di Wembley, Minggu 7 Agustus 2016.

Marcus Rashford Gantikan Kylian Mbappe di PSG?
Dua gol kemenangan MU dicetak oleh bintang muda, Jesse Lingard, dan bomber anyar, Zlatan Ibrahimovic. Sementara Leicester hanya mampu membalas lewat gol Jamie Vardy. Dengan kemenangan 2-1, MU menyegel gelar perdananya musim ini.

Tiga musim sudah MU senantiasa gagal menyabet gelar Liga Inggris. Tiga manajer yang menangani MU selama tiga musim yakni, David Moyes, Ryan Giggs (interim), Louis van Gaal, gagal mengembalikan era kejayaan MU, seperti saat masih ditangani Sir Alex Ferguson.

Kini, dengan kedatangan Mourinho sebagai arsitek baru, armada Setan Merah digadang bisa kembali menunjukkan taringnya. Tidak hanya di Inggris, tapi juga di Eropa.

Bukan hanya Mourinho yang didatangkan, hingga saat ini MU sudah mendatangkan empat pemain baru. Eric Bailly, Henrikh Mkhitaryan, Zlatan Ibrahimovic, dan Paul Pogba, adalah empat amunisi anyar MU, yang didatangkan sebagai bentuk persiapan menghadapi musim ini.

Khusus untuk Pogba, gelandang berpaspor Prancis ini dipulangkan kembali oleh MU dari Juventus dan akan memecahkan rekor transfer pemain termahal sepanjang sejarah. 

Pogba yang sudah empat musim bersama Juventus, dipulangkan kembali dengan dana transfer mencapai €110 juta, atau setara dengan Rp1,6 triliun. Jumlah ini nantinya akan memecahkan rekor transfer, yang sebelumnya dipegang oleh Gareth Bale, saat diboyong Real Madrid dari Tottenham Hotspur tahun 2013 lalu.

Kala itu, Bale diboyong Madrid dari Tottenham dengan dana sebesar €100 juta, atau senilai dengan Rp1,5 triliun. Pertanyaannya, apakah dengan kedatangan Mourinho, dan Pogba, MU bisa kembali merengkuh kembali kejayaannya?


Neraka di Inggris

Meski sukses menyabet gelar perdana di ajang Community Shield, MU di bawah komando Mourinho tak berarti bisa dengan mudah melewati Liga Inggris musim 2016/2017. Ibarat 'neraka', persaingan di kompetisi sepakbola kasta tertinggi di negeri Ratu Elizabeth, dipastikan akan panas hingga akhir musim.

Seperti yang diketahui, selain Mourinho, akan ada tujuh pelatih papan atas Eropa lainnya yang jadi nahkoda bagi para pesaing MU musim ini. Pep Guardiola (Manchester City), Arsene Wenger (Arsenal), Antonio Conte (Chelsea), Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur), Juergen Klopp (Liverpool), Ronald Koeman (Everton), dan Claudio Ranieri (Leicester City), adalah sederet nama manajer yang akan jadi kompetitor Mourinho musim ini.

Deretan nama manajer tersebut, tentu jadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan oleh Mourinho musim ini. Dengan kompetitor yang ada, jelas bukan hal mudah bagi Mourinho untuk bisa mengembalikan performa terbaik MU musim ini.

Mourinho punya beban berat untuk bisa membawa MU kembali dalam jalur juara. Jelas ini bukan hal mudah baginya. Apalagi, pria asal Portugal ini harus bisa memaksimalkan para pemain warisan Louis van Gaal. Mourinho mengakui bukan hal mudah untuk membentuk para pemainnya, yang notabene adalah warisan Van Gaal. Padahal, dengan skuat yang ada saat ini Mourinho dituntut mampu memaksimalkannya.

"Anda bilang tim saya berbeda dengan milik Tuan Van Gaal dan itu baik. Saya tak mengatakan lebih baik. Ya, tim saya berbeda.  Sulit untuk mengubah dinamikanya. Akan lebih mudah untuk mempunyai 22 pemain baru dan memulai dari nol," kata Mourinho seperti dilansir Soccerway.

"Selama dua tahun, mereka mempunyai prisip dan saya harus mengubah mereka. Ada suatu hal di otak mereka yang menjadi suatu hal yang otomatis dan itu susah diubah. Tim saya akan menjadi tim saya," ucapnya.

Mourinho juga tak lantas sesumbar bisa membicarakan soal gelar juara musim ini. Kesuksesan meraih gelar Community Shield diakuinya adalah pencapaian yang cukup penting. Namun, Mourinho juga mengakui penampilan timnya masih jauh dari harapan.

"Ini merupakan kemenangan penting, tetapi tentu saja kami masih memiliki banyak pekerjaan. Ini bukan performa yang fantastis bagi kami," kata Mourinho dikutip Manutd.com.


Pogba Datang, MU Gemilang?

Paul Pogba diambang pemecahan rekor nilai transfer tertinggi di dunia. Gelandang berusia 23 tahun ini sudah tiba di Manchester, untuk menjalani tes medis dalam proses kepulangannya ke MU. Dana mencapai €110 juta (Rp1,6 triliun), harus digelontorkan MU untuk memulangkannya dari Juventus.

Meski banyak lontaran kritik dari berbagai pihak, keputusan MU untuk memulangkan Pogba ke Old Trafford kian bulat. Dengan sederet prestasi yang ditorehkannya bersama Juventus, Pogba diharap bisa menularkan performa impresifnya bersama MU musim ini.

Setelah 'terbuang' ke Juventus musim 2012/2013 lalu, Pogba justru menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa. Tercatat, ada delapan gelar domestik yang berhasil disumbangkannya untuk skuat I Bianconerri. Pogba juga sukses membawa Juventus menembus partai final Liga Champions musim 2014/2015.

Deretan prestasi yang diukir Pogba bersama Juventus, adalah faktor utama yang membuat MU punya ambisi besar memulangkannya. Selain kepada Mourinho, harapan juga jelas ditaruh di pundak alumni akademi sepakbola MU ini.

Selain Pogba, ada pula nama Zlatan Ibrahimovic yang juga bisa jadi kartu as MU dalam persaingan perburuan gelar musim ini. Apalagi, Ibrahimovic dikenal pemain yang senantiasa mampu membawa setiap tim yang dibelanya berjaya di kompetisi domestik. 

Catatan 30 trofi domestik di empat kompetisi elite Eropa (Belanda, Italia, Spanyol, dan Prancis), jadi modal berharga bagi MU untuk bisa merengkuh gelar Liga Inggris ke-21 nya.

Kemenangan MU atas Leicester di ajang Community Shield jadi ajang unjuk gigi bomber 34 tahun ini. Golnya ke gawang kasper Schmeichel, menentukan kemenangan MU dalam laga awal musim ini.

Jadi, masih harus dinanti bagaimana sepak terjang MU musim ini. Pertanyaan besar harus bisa dijawab oleh tiga sosok baru MU, Mourinho, Pogba, dan Ibrahimovic.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya