Emas Pertama Brasil dan Akhir Kepemimpinan Neymar
- REUTERS
"Saya yakin ini akan memberikan kami alasan untuk bangga dan mendapatkan kembali kepercayaan dari rakyat Brasil atas prestasi di level tim nasional. Kami sadar, ada tanggung jawab besar di tim Olimpiade. Sebab, sepakbola sangat penting untuk negara ini," kata Micale.
Sementara itu, Jerman merasa cukup sakit hati atas kekalahan dari Brasil. Pelatih Jerman, Horst Hrubesch, merasa seharusnya timnya bisa menang atas Brasil.
"Ini kekalahan yang sulit diterima. Kami sebenarnya tahu penalti bisa membuka peluang juara. Kami juga memiliki banyak peluang di sepanjang pertandingan," kata Hrubesch seperti dikutip situs resmi DFB.
"Saya tahu Brasil tak bisa menghancurkan kami. Tapi, kami juga tak bisa mengalahkan mereka. Pertandingan yang sengit.
Meski begitu, Hrubesch menilai ada pelajaran yang bisa diambil dari kegagalan Jerman di Olimpiade 2016. Dia menilai para pemain muda Jerman bisa mematangkan kemampuan mereka dalam menghadapi turnamen internasional yang skalanya lebih besar.
"Saya tetap senang dengan hasil ini. Kami sudah menghabiskan empat hari di perkampungan Olimpiade dan itu menjadi pengalaman yang luar biasa. Saya pikir, kami akan menatap serius sepakbola Olimpiade di masa mendatang," ujar Hrubesch.
Selanjutnya
Neymar Mundur
Keberhasilan Brasil meraih medali emas ternyata diikuti oleh keputusan mengejutkan yang diambil Neymar. Setelah mengantarkan Brasil juara Olimpiade, Neymar memilih mundur dari jabatan kapten timnas Brasil.
Alasan Neymar mundur lebih dikarenakan faktor mental. Bomber 24 tahun tersebut merasa sangat terbebani dengan status kapten timnas.
Saat tampil buruk di laga pembuka kontra Afrika Selatan dan Irak di penyisihan grup, Neymar dicaci oleh rakyat Brasil. Akhirnya, dia merasa tertekan dan tak sanggup menerimanya.
Tak cuma dari rakyat Brasil. Neymar juga merasa gerah ketika banyak media yang menuliskan hal-hal negatif tentangnya.
"Sebenarnya, saya tak menganggapnya (jabatan kapten) sebagai beban. Tapi, kalian (media) yang memberikannya kepada saya," ujar Neymar seperti dikuti SporTV.
Tak cuma di level timnas U-23, bomber Barcelona tersebut juga akan meletakkan jabatan kapten timnas senior. Dalam waktu dekat, Neymar bakal mengirimkan surat kepada pelatih timnas senior, Tite.