Menanti Drama di Babak 16 Besar Liga Champions

Pemain Borussia Dortmund usai imbangi Real Madrid
Sumber :
  • REUTERS/Juan Medina

VIVA.co.id – Liga Champions Eropa akan memasuki babak 16 besar. Sajian menarik dipastikan bakal menghiasi fase menentukan ini. Sebab, ada beberapa tim papan atas yang justru harus puas menjadi runner up grup.

img_title Kalah Perdana dari Arsenal di Anfield Sejak 2012, Iraola sebut Liverpool Harusnya Dapat Penalti

Real Madrid, Paris Saint-Germain, Manchester City, dan Bayern Munich adalah tim yang lolos ke babak 16 besar dengan status runner up. Mereka berpeluang besar bertemu dengan Arsenal, Barcelona, Juventus, dan Atletico Madrid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dengan status juara grup ada pula tim kuda hitam seperti AS Monaco, Borussia Dortmund, dan Napoli yang bisa mengejutkan mereka para runner up favorit. Semuanya ini baru bisa terlihat ketika UEFA menggelar drawing pada Senin 12 Desember 2016 mendatang.

img_title Bukan Soal Gol, Erik ten Hag Ungkap Masalah Terbesar Cristiano Ronaldo di Manchester United

Ketentuan dalam drawing nanti ada tiga poin. Pertama akan ada dua pot yang berisi juara grup dan runner up. Kedua, tim yang sudah bertemu di penyisihan seperti Arsenal dan Paris Saint-Germain takkan kembali bentrok di 16 besar.

Terkait penentuan laga kandang, mereka yang berstatus sebagai runner up akan mendapatkan kesempatan terlebih dahulu dan leg pertama akan dimulai pada 14/15 dan 21/22 Februari 2017. Untuk leg kedua, UEFA menjadwalkan akan berlangsung pada 7/8 dan 14/15 Maret 2017.

img_title Pedas! Erik ten Hag Sebut Karier Cristiano Ronaldo Sudah Tamat Sejak di Juventus

Penyesalan Gagal Juara Grup

Gagal menjadi juara Grup F karena kalah dari Dortmund membuat Madrid bekal berhadapan dengan para juara grup. Mereka berpeluang menjadi lawan bagi Arsenal, Barcelona, dan Atletico Madrid di babak 16 besar.

Meski hanya sebagai runner up, namun skuat asuhan Zinedine Zidane tetaplah menakutkan. Di awal musim ini, mereka sudah tak pernah terkalahkan dari 34 pertandingan. Capaian itu menyamai yang pernah terjadi di era sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kegagalan ini dianggap sebuah kesalahan bagi seorang striker Madrid, Karim Benzema. Pemain asal Prancis tersebut merasa kemenangan di depan mata yang digagalkan Dortmund dalam pertandingan terakhir grup harus disesali semua pemain.

Ketika itu mereka sudah unggul 2-0, sampai ketika pertandingan berakhir wakil Jerman mampu menyamakan kedudukan. "Kami ingin menang di laga tersebut, namun kami tahu Borussia Dortmund adalah tim yang sangat bagus," kata Benzema seperti dilansir Marca.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut