Juventus Vs Milan: Tutup Tahun dengan Trofi

Pertandingan AC Milan melawan Juventus di ajang Serie A
Sumber :
  • Twitter/@juventusfc

VIVA.co.id – Tengah pekan ini akan tersaji laga sengit di ajang bertajuk Piala Super Italia. Laga yang sengaja ditunda hingga memasuki musim dingin ini bakalan dihelat di Jassim Bin Hamad Stadium, Doha, Qatar, Jumat, 23 Desember 2016.

img_title Emil Audero Ungkap Makna Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di La Liga: Sangat Berarti

Bagi Juventus, jika menang itu akan menjadi gelar Piala Super Italia kelima mereka secara beruntun. Mereka juga berpeluang menambah koleksi gelar di ajang ini menjadi delapan buah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan Milan tentunya berharap bisa mematahkan dominasi Juventus dalam setengah dekade. Apalagi mereka yang telah enam kali menang, sekarang berpeluang menyamai raihan trofi Bianconeri.

img_title Hasil Liga Europa: Mitchel Bakker Tak Dimainkan, Juventus Comeback Dramatis, AC Milan Libas Salzburg

Bagi Milan, mereka punya modal bagus menghadapi Juventus dalam kesempatan ini. Kemenangan 1-0 pada putaran pertama kompetisi Serie A membuat Rossoneri sangat percaya diri.

Tapi jangan salah, Juventus tentu sudah belajar dari kesalahan. Mereka tidak mau lagi dijungkalkan Milan dan pastinya akan sekuat tenaga gantian memukul sang lawan.

img_title Blak-blakan, Emil Audero Ungkap Alasan Sempat Tolak Timnas Indonesia

Saling Ancam

Gelandang  Milan, Giacomo Bonaventura, buka suara terkait duel kontra Juventus. Dia optimistis bisa mengandaskan 'Si Nyonya Tua' dan mengaku sudah tahu caranya.

"Jika kami tampil dengan segenap kemampuan, kami yakin bisa mengantisipasi Juventus. Mereka memang menjadi tim yang sulit dihentikan, namun kami bisa menghentikannya jika kami tampil agresif dan mampu menguasai bola lebih lama," kata Bonaventura.

"Kami akan mencoba tampil dengan kemampuan terbaik dan berharap hari baik. Saya pikir itu bisa terjadi dan bukan menjadi sesuatu yang mustahil,"lanjut dia.

Sementara bek Juventus, Giorgio Chiellini yakin timnya kali ini bisa menjungkalkan Milan karena sudah kembalinya seorang Paulo Dybala. Pada laga di San Siro beberapa waktu lalu, penyerang Argentina tersebut memang harus absen karena cedera.

"Di kedua tim ada sosok yang bisa menjadi penentu. Bagi kami, dia adalah Dybala. Dan bagi Milan, itu adalah mistar gawang," kata Chiellini.

"Kami harus tampil total selama 90 menit. Pertandingan ini berbeda dari laga di sepanjang musim di liga," tutur bek veteran Italia itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Milan Hadapi Kendala

Jelang laga, Milan sempat menghadapi kendala. Mereka telat datang ke Doha karena masalah penerbangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut