Agresivitas Bali United Panaskan Bursa Transfer Indonesia

Irfan Bachdim Gabung Bali United
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

VIVA.co.id – Bali United menjadi kontestan Liga Super Indonesia (ISL) paling agresif di bursa transfer jelang musim 2017 bergulir. Total sudah enam pemain yang mereka rekrut meski kompetisi baru akan berjalan pada Maret 2017 mendatang. Yang paling mengesankan, mereka memenangkan persaingan perburuan Irfan Bachdim.

img_title Ada Masalah di Man City, PSG Buka Peluang Bajak Rayan Cherki

Pemain berdarah Belanda itu diketahui menjadi incaran banyak klub di Tanah Air usai kontraknya tak diperpanjang oleh klub asal Jepang, Consadole Sapporo. Semen Padang, Arema FC, dan Persib Bandung adalah di antaranya. Dan pada akhirnya, Bali United yang menjadi pemenang dalam persaingan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah dengar berita tentang Irfan. Saya bersama manajemen klub, sangat tertarik mendatangkan Irfan ke Semen Padang," kata pelatih Semen Padang, Nilmaizar saat dihubungi VIVA.co.id beberapa waktu lalu.

img_title Update Transfer Persib dan Persija: Daftar Pemain Masuk dan Keluar di Super League 2026/2027

Lain lagi dengan yang dialami oleh Arema FC. Beberapa waktu lalu, ketika kabar kedekatan Irfan dengan Bali United santer beredar, mereka sesumbar sudah menyodori kontrak. Klub berjuluk Singo Edan itu pun optimistis bakal jadi pemenang dalam perburuan tersebut.

"Jujur saja kita sudah melakukan komunikasi terutama Pak Ruddy, General Manager Arema. Harga dan semuanya urusan manajemen soal komunikasi, iya saya juga langsung komunikasi denganya dia tertarik. Cuma dia sedang proses penyembuhan di Jerman," kata pelatih Arema FC, Aji Santoso.

img_title Gebrakan Bursa Transfer, Borneo FC Resmi Rekrut Pemain Timnas U-20 Amar Brkic

Irfan diikat kontrak untuk setahun ke depan oleh klub berjuluk Serdadu Tridatu tersebut, dan langsung diperkenalkan kepada publik di Bali, Kamis 12 Januari 2017. Pemain berusia 28 tahun tersebut nampak tersenyum bahagia ketika tampil di depan awak media, begitu juga dengan Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, dan sang pelatih Indra Sjafri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sangat senang bisa ke Bali United,  saya sudah tahu coach Indra Sjafri sejak Piala AFF U-19 dan jadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Untuk saya yang penting pelatih harus bagus,” ungkap Irfan.

Bergabung dengan tim yang baru berumur sekira dua tahun, Irfan memiliki alasan kuat. Keseriusan Bali United dalam membangun tim mulai dari usia muda hingga senior menjadi pertimbangan utama. Selain itu, dia memilih Pulau Dewata sebagai labuhan terbaru karena faktor keluarga.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut