Ini Diskriminasi dan Kekerasan di Hari Perempuan Sedunia – VIVA
img_title
  • 1
  • 6
Seorang wanita Palestina bereaksi dari gas air mata yang dipecat oleh tentara Israel dalam bentrokan pada sebuah demonstrasi menentang keputusan Presiden A. Trist Donald Trump tentang Yerusalem menjelang Hari Perempuan Internasional, di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki pada 7 Maret 2018.
Foto:
  • REUTERS / Mohamad Torokman
img_title
  • 2
  • 6
Sebuah peti mati tiruan tercermin dalam kacamata seorang aktivis saat sebuah demonstrasi untuk menandai Hari Perempuan Internasional dalam sebuah peringatan bagi perempuan korban pembunuhan di Ciudad Juarez, Meksiko 7 Maret 2018.
Foto:
  • REUTERS / Jose Luis Gonzalez
img_title
  • 3
  • 6
Seorang wanita berjalan melewati grafiti yang membaca "Mogok. 24 jam" di samping simbol gender wanita di Bilbao, Spanyol, 6 Maret 2018, mengacu pada pemogokan hanya wanita yang menyerukan Hari Perempuan Internasional hari Kamis.
Foto:
  • REUTERS / Vincent West
img_title
  • 4
  • 6
Seorang narapidana di Penjara Tihar, kompleks penjara terbesar di Asia Selatan, membuat dekorasi untuk sebuah acara untuk menandai Hari Perempuan Internasional di New Delhi, India pada tanggal 7 Maret 2018.
Foto:
  • REUTERS / Cathal McNaughton
img_title
  • 5
  • 6
Penyerang asam selamat memiliki make up yang dilakukan di belakang panggung sebelum peragaan busana untuk menandai Hari Perempuan Internasional di Thane di pinggiran Mumbai, India, 7 Maret 2018.
Foto:
  • REUTERS / Danish Siddiqui
img_title
  • 6
  • 6
Norma Laguna, yang kerabat rusuknya Idaly Juache ditemukan di Lembah Juarez pada tahun 2012, mengambil bagian dalam sebuah demonstrasi untuk menandai Hari Perempuan Internasional dalam sebuah peringatan bagi perempuan korban pembunuhan di Ciudad Juarez, Meksiko 7 Maret 2018.
Foto:
  • REUTERS / Jose Luis Gonzalez
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title

Foto Lainnya