Asmaul Husna dan Artinya

asmaul husna
Sumber :
  • unsplash.com

VIVA – Arti dari Asmaul Husna adalah nama-nama Allah. Tapi apakah kalian tahu arti dari semua 99 Asmaul Husna itu? Berikut ini penjelasannya.

img_title Yusril Warning Polisi soal Challenge Surat Dapat Miras: Jangan Didiamkan, Nanti Timbul Kemarahan Umat!

Dalam bahasa Arab Asma memiliki arti nama penyebutan dan Husna berarti baik. Dengan demikian arti dari Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang indah dan baik. Seperti yang anda ketahui ada 99 nama atau gelar untuk Allah SWT. Di bawah adalah ulasan tentang 99 Asmaul Husna dan artinya yang harus anda ketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Allah berfirman: “Allahu Laa Ilaaha Illaa huwa Lahul Asmaaul Husna” Artinya : “Tidak ada Tuhan Melainkan Allah. Dialah Allah yang memiliki Asmaul Husna atau nama-nama yang terbaik.” (QS. Thaha ayat 8). Asmaul Husna Paling Mulia Asmaul Husna atau nama Allah yang paling mulia terdapat pada dua ayat berikut ini.

img_title Legislator DPR Kecam Hafalan Surat Ad-Dhuha Berhadiah Miras, Tuntut Penyelenggara Tanggung Jawab

1. Quran surat Al-Baqarah ayat 255: .. “Artinya : Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (mahlukNya)..”.

2. Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 1-2 “Artinya : Alif Laam Miim. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus mahlukNya”.

img_title Kronologi Challenge Surat Al-Qur’an di Booth Brand Miras Viral, MC Ungkap Kejadian Spontan hingga Polisi Ikut Selidiki

Makna Memahami Asmaul Husna Ustaz Abdullâh bin Taslîm al-Buthoni menyebutkan, memahami nama-nama Allah yang maha indah dan sifat-sifat-Nya yang maha sempurna merupakan pembahasan yang sangat penting dalam agama Islam, bahkan termasuk bagian paling penting dan utama dalam mewujudkan keimanan yang sempurna kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena tauhid ini adalah salah satu dari dua jenis tauhid yang menjadi landasan utama iman kepada Allah Azza wa Jalla. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Sendi utama (kunci pokok) kebahagiaan, keselamatan dan keberuntungan adalah dengan mewujudkan dua jenis tauhid yang merupakan landasan tegaknya iman kepada Allah yang akan Allah SWT wujudkan dengan mengutus para rasul-Nya.

1. Tauhid al-‘ilmi al-khabari al-I’tiqâdi (tauhid yang berhubungan dengan ilmu/pemahaman, yang bersumber dari berita/wahyu Allah semata-mata, dan menyangkut keyakinan dalam hati), yang mengandung penetapan sifat-sifat maha sempurna bagi Allah, dan pensucian sifat-sifat-Nya dari penyerupaan (dengan sifat makhluk), serta peniadaan sifat-sifat yang menunjukkan kekurangan dari-Nya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut