Perhatikan Cara Pasang Regulator Oksigen Saat Isoman di Rumah

Ilustrasi tabung oksigen.
Sumber :
  • Fajar Sodiq/VIVA.

VIVA – Melonjaknya pasien yang terinfeksi virus corona membuat perawat dan rumah sakit kewalahan untuk memberikan pelayanan pada pasien.

img_title RAM HP Terasa Kurang? Ini Cara Menambah RAM yang Bisa Dicoba Tanpa Membeli HP Baru

Karena banyaknya yang terinfeksi, maka terpaksa pasien COVID-19 harus melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah karena rumah sakit sudah penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini tabung oksigen sangat dibutuhkan pasien yang menjalani isoman di rumah karena bagian dari kebutuhan perawatan. Tabung oksigen diperlukan ketika pasien mengalami sesak napas, yang menjadi salah satu gejala berat terinfeksi virus COVID-19.

img_title HP Tipis Mulai Jadi Pilihan Baru, Begini Cara Memilih yang Nyaman untuk Kerja dan Hiburan

Banyaknya penggunaan tabung oksigen untuk perawatan kesehatan mandiri di rumah maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Secara umum, bila terapi atau perawatan dengan gas oksigen menjadi rekomendasi dari dokter yang merawat, maka pada proses awal pihak keluarga atau pasien sudah diberikan informasi cara pemakaian dan dosis penggunaan gas oksigen dalam tabung.

Hal ini penting untuk mendapatkan informasi dan manfaat yang baik sesuai rencana dokter yang merawat pasien.
Sebelum menyimpan tabung oksigen di rumah, beberapa hal tentang persiapan dan penggunaan oksigen dapat dilakukan sesuai prosedur di bawah ini.

img_title Redmi Pad 2 vs Infinix XPAD Series, Tablet Mana yang Lebih Worth It untuk Dipakai 3–5 Tahun?

Berikut tata cara pasang regulator oksigen saat isoman di rumah menurut dr Ulfi Umroni yang dikutip dari alodokter.com.

Persiapan:

  • Siapkan tabung oksigen dan tabung udara tekan/tekanna udara/udara medis.
  • Pastikan tekanan dalam tabung oksigen memenuhi kebutuhan pemakaian.
  • Pasang flow manometer oksigen dan udara tekan.
  • Masukan air kemasan yang baru pada tabung flowmeter regulator sesuai ketinggian standar yang tertera pada tabung tampung air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara pemakaian:

  • Atur regulator oksigen pada alat flowmeter sesuai tekanan yang diperlukan.
  • Atur regulator (flowmeter) udara tekan sesuai tekanan yang dibutuhkan.
  • Gunakan oksigen sesuai yang dibutuhkan atau sesuai dosis anjuran dokter, penggunaan dosis rendah antara 1-2 L/menit merupakan dosis perawatan yang dapat diberikan. Dosis dapat diberikan antara 3-4L/menit bila kondisi sesak semakin meningkat.
  • Pastikan selang oksigen terpasang dengan baik pada pasien dengan melakukan fiksasi di daerah bagian belakang kepala pasien.
  • Evaluasi kebutuhan oksigen secara berkala sesuai rencana penanganan, Anda dapat menggunakan oximeter dengan target saturasi oksigen antara 94-98 persen atau sesuai rekomendasi dokter.
  • Evaluasi tekanan dalam tabung oksigen, apakah masih memadai atau kosong.
  • Bila sudah selesai digunakan, bersihkan selang oksigen dan hindari kontak dengan anak kecil atau anggota keluarga yang tidak berwenang.
  • Tutup semua tekanan pada flowmeter dan pastikan penempatan tabung O2 pada tempatnya.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut