5 Tips Bikin Lingkungan Rumah Harmonis dengan Alam, Dijamin Adem dan Tenang!
- Pixabay
Depok, VIVA – Mewujudkan hunian atau rumah yang selaras dengan alam kini menjadi prioritas banyak keluarga urban. Mulai dari ruang terbuka hijau yang memadai, area komersial yang ramah pejalan kaki, hingga akses air dan cahaya alami—semuanya menjadi elemen penting untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Salah satu kawasan yang mengusung konsep itu adalah Eco Town Sawangan, yang baru saja mencapai momen penting lewat proses serah terima unit komersial Sinsa District oleh Lotte Land Indonesia dan Vasanta Group. Prosesi ini diikuti oleh sejumlah pembeli sebagai simbol dimulainya aktivitas di kawasan tersebut. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Meski momentum ini terkait properti, beberapa pendekatan desain dan tata kawasan di Eco Town Sawangan dapat menjadi inspirasi bagi siapa pun yang ingin menghadirkan hunian ramah alam. Berikut beberapa insight yang bisa dipetik.
![]()
1. Prioritaskan Ruang Terbuka Hijau
Salah satu cara paling efektif untuk menciptakan keseimbangan ekologis adalah menyediakan ruang hijau yang luas dan multifungsi.
Eco Town Sawangan, misalnya, memiliki 55 persen area terbuka hijau, sehingga memungkinkan penghuni menikmati suasana yang sejuk, akses udara bersih, serta interaksi ruang yang lebih sehat. Ruang hijau seperti taman, jalur pedestrian, dan plaza outdoor juga mendorong aktivitas dan gaya hidup aktif.
2. Manfaatkan Elemen Air sebagai Penyeimbang Ekosistem
Danau atau ruang air alami dapat memperbaiki kualitas lingkungan, mengatur suhu, hingga menjadi titik rekreasi dan relaksasi.
Di kawasan ini, terdapat danau utama dan jaringan anak danau alami dengan total 26 hektare yang membantu menciptakan iklim mikro yang lebih stabil serta memberikan pengalaman visual yang menenangkan.
3. Rancang Area Komersial yang Human-Friendly
Hunian yang harmonis tidak hanya soal rumah dan lanskap, tetapi juga bagaimana aktivitas sosial dan ekonomi berjalan nyaman.
Contohnya, Sinsa District didesain dengan jalur pedestrian selebar sembilan meter, rooftop alfresco, hingga area parkir tepi jalan yang membuat pengalaman berkunjung lebih menyenangkan. Seluruh unit juga menghadap jalan utama, sehingga menciptakan sirkulasi kota kecil yang dinamis.