Wajah Jerawatan saat Puasa, Normalkah?
- www.freepik.com
"Jadi pastikan asupan keairannya sesuai, minimum air bisa diatur ya dari berbuka sampai nanti sahur, Terus asupan nutrisinya makanannya, dietnya," ungkapnya.
Disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tidak terlalu tinggi garam maupun gula. Kedua jenis nutrisi tersebut, jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan sel kulit kehilangan cairan sehingga kulit menjadi lebih kering dan rentan terhadap iritasi.Â
Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan yang kaya vitamin, mineral, dan kandungan air alami untuk membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.
Selain perawatan dari dalam, menjaga kesehatan kulit juga perlu dilakukan dari luar dengan penggunaan produk perawatan kulit yang tepat, misalnya rangkaian unggulan dari Neutrogena Hydro Boost. Rutinitas skincare dasar tetap penting dijalankan meskipun sedang berpuasa.
"Kemudian yang luarnya ya, adalah tiga hal yang paling penting basic skincare-nya yaitu cuci muka, moisturizer, sunscreen," paparnya.
Membersihkan wajah secara teratur dapat membantu mengangkat kotoran dan minyak berlebih yang dapat menyumbat pori-pori. Sementara itu, penggunaan pelembap atau moisturizer membantu menjaga hidrasi kulit agar skin barrier tetap berfungsi optimal. Penggunaan sunscreen juga penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat memperparah peradangan pada kulit.
Dengan menjaga keseimbangan hidrasi, pola makan sehat, serta perawatan kulit yang tepat, kemunculan jerawat selama masa puasa dapat diminimalkan sehingga kesehatan kulit tetap terjaga sepanjang bulan Ramadan.