5 Mindset yang Harus Dimiliki Mahasiswa di Era Pendidikan Serba Cepat
- Istimewa
Hal ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya sekaligus memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja global.
Refleksi terhadap perjalanan pendidikan juga menjadi bagian penting dalam membangun masa depan. Dalam sebuah momentum perayaan Dies Natalis ke-25, President University menghadirkan Book Review buku Kampus Meretas Batas karya Dr. J. Satrijo Tanudjojo, Senior Advisor of President University Foundation sebagai bahan refleksi perjalanan institusi selama lebih dari dua dekade.
Pendiri President University sekaligus CEO PT Jababeka Tbk, SD Darmono, menyampaikan harapannya agar buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Semoga buku ini bisa menjadi panduan dan inspirasi bagi mahasiswa dan alumni yang akan menjadi pemimpin masa depan President University. Tanpa mengenal sejarah, kita tidak akan mengetahui arah dan cita-cita yang ingin dicapai,” ujarnya.
Senada dengan itu, Satrijo juga menekankan pentingnya memahami sejarah sebagai pijakan dalam membangun masa depan.
“Mempelajari sejarah sebuah institusi memungkinkan kita untuk memahami identitas masa depan. Inilah yang akan menjadi dasar bagi pertumbuhan institusi di masa depan,” jelasnya.
Selain refleksi intelektual, perayaan tersebut juga diwarnai dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan keberagaman budaya dan kreativitas mahasiswa. Mulai dari pengalaman kuliner lintas budaya, pertunjukan seni, hingga penampilan musik, seluruh rangkaian acara menjadi gambaran nyata bagaimana lingkungan kampus dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan pengalaman sosial dan budaya.
Pada akhirnya, memiliki mindset yang tepat bukan hanya membantu mahasiswa bertahan di era pendidikan serba cepat, tetapi juga menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan sekaligus peluang.