Tren Kuliner Dunia Bakal Berkumpul di Jakarta

Ilustrasi kuliner Korea.
Sumber :
  • Freepik/foodiesfeed

Jakarta, VIVA – Industri kuliner Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya soal munculnya restoran dan kedai kopi baru, perubahan juga terlihat dari cara masyarakat menikmati makanan, memilih produk, hingga mengikuti tren pangan global yang semakin modern dan praktis.

img_title Tren Kuliner hingga Hiburan di Bandung, Bisa Jadi Alternatif Destinasi

Kini, dunia makanan dan minuman bukan lagi sekadar urusan rasa. Inovasi teknologi, tren sustainability, hingga kreativitas dalam mengolah bahan pangan menjadi perhatian besar di industri kuliner internasional. Indonesia pun dinilai menjadi salah satu pasar potensial di Asia Tenggara karena pertumbuhan bisnis makanan dan minuman yang terus meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itulah yang membuat SIAL Interfood 2026 kembali digelar di Indonesia pada 4–6 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang ini menjadi bagian dari jaringan pameran pangan global SIAL yang telah dikenal di berbagai negara sejak 1964.

img_title Ketika Komunitas India-Indonesia Bersatu Lewat Budaya dan Kuliner

Berbeda dari pameran makanan biasa, acara ini menghadirkan berbagai perkembangan terbaru di industri food and beverages (F&B), mulai dari makanan beku, kopi, teh, teknologi pengolahan pangan, hingga inovasi produk yang diprediksi menjadi tren di masa depan.

Kehadiran berbagai peserta dari lebih dari 25 negara membuat ajang ini diperkirakan menjadi tempat bertemunya beragam budaya kuliner dunia dalam satu lokasi. Pengunjung nantinya bisa melihat bagaimana perkembangan industri makanan bergerak semakin cepat mengikuti kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan produk praktis, sehat, dan efisien.

img_title Tren Kuliner dan Karakter Ikonik, Sensasi Makan Kini Tak Sekadar soal Rasa

“Jaringan SIAL saat ini memasuki babak baru yang sangat penting. Dengan memperkuat posisi acara sebagai tempat pertemuan bisnis (B2B) dan menarik pengunjung yang lebih profesional, kami semakin mempertegas peran kami sebagai platform perdagangan nyata bagi industri makanan,” ujar Rodolphe Lameyse, CEO Food and Beverage Division of Comexposium saat konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 13 Mei 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menghadirkan produk makanan dan minuman dari berbagai negara, acara ini juga bakal diramaikan kompetisi dan program menarik yang dekat dengan dunia kuliner modern.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kompetisi barista yang menampilkan kemampuan para pengolah kopi profesional dalam meracik minuman dengan teknik terbaru. Kompetisi ini dianggap relevan karena budaya ngopi di Indonesia terus berkembang pesat, terutama di kalangan anak muda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut