Sering Pusing Mendadak? Hati-hati, Ini 8 Penyebab Darah Rendah yang Jarang Disadari
- U-Report
4. Gangguan Hormon
Keseimbangan hormon dalam tubuh berpengaruh terhadap tekanan darah. Beberapa gangguan hormon yang dapat memicu hipotensi antara lain penyakit Addison, gangguan kelenjar tiroid, diabetes, dan hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah. Ketika produksi hormon terganggu, kemampuan tubuh dalam mengatur tekanan darah juga dapat ikut terpengaruh.
5. Kehamilan
Perubahan yang terjadi selama masa kehamilan juga dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Pada trimester pertama dan kedua, pembuluh darah biasanya mengalami pelebaran untuk mendukung pertumbuhan janin.
Akibatnya, tekanan darah ibu hamil dapat menjadi lebih rendah dibandingkan kondisi normal. Meski umumnya tidak berbahaya, ibu hamil tetap perlu memantau kondisi kesehatannya secara rutin.
6. Kehilangan Darah dalam Jumlah Banyak
Kehilangan darah akibat kecelakaan, cedera, operasi, atau perdarahan internal dapat menyebabkan volume darah dalam tubuh berkurang secara signifikan. Semakin banyak darah yang hilang, semakin besar risiko tekanan darah turun drastis. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera karena dapat membahayakan keselamatan pasien.
7. Infeksi Berat dan Reaksi Alergi Parah
Infeksi berat yang menyebar ke seluruh tubuh dapat menyebabkan tekanan darah turun secara drastis. Kondisi ini dikenal sebagai sepsis dan termasuk keadaan darurat medis. Selain itu, reaksi alergi berat atau anafilaksis juga dapat memicu penurunan tekanan darah secara tiba tiba. Gejalanya sering disertai sesak napas, pembengkakan, dan penurunan kesadaran.
8. Efek Samping Obat Obatan
Beberapa jenis obat diketahui dapat menurunkan tekanan darah sebagai efek samping. Contohnya adalah obat tekanan darah tinggi, diuretik, obat untuk penyakit Parkinson, hingga beberapa jenis antidepresan.
Jika Anda merasa tekanan darah sering menurun setelah mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut. Jangan menghentikan penggunaan obat tanpa arahan tenaga medis.
Cara Mencegah Darah Rendah
Mencegah darah rendah dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Pastikan Anda cukup minum air putih setiap hari, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, serta beristirahat yang cukup.
Selain itu, hindari berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring karena dapat memicu penurunan tekanan darah secara mendadak. Jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu yang berhubungan dengan hipotensi, lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar kondisi tetap terkontrol.