Banyak yang Gak Sadar, Rumah Bersih Belum Tentu Bebas Risiko Penyakit

Ilustrasi rumah
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas lingkungan di dalam rumah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bukan hanya soal kebersihan yang terlihat, tetapi juga kualitas udara yang dihirup dan air yang digunakan setiap hari. Kedua faktor tersebut berperan besar dalam mendukung kesehatan seluruh anggota keluarga.

img_title Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah Lewat Kemudahan Regulasi bagi MBR

Laporan dari World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa polusi udara di dalam ruangan menjadi salah satu faktor risiko berbagai penyakit pernapasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, United States Environmental Protection Agency (EPA) menjelaskan bahwa udara di dalam rumah dalam kondisi tertentu dapat mengandung tingkat polutan yang lebih tinggi dibandingkan udara luar. 

img_title Tren Kombinasi Cat Gloss dan Doff pada Desain Rumah Modern, Bikin Tampilan Lebih Hidup dan Elegan

Di sisi lain, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga menekankan pentingnya akses terhadap air bersih untuk mencegah penyebaran penyakit akibat kontaminasi mikroorganisme maupun zat berbahaya.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa konsep healthy home atau rumah sehat kini semakin relevan. Seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kualitas air minum dan udara di dalam ruangan, menjaga kualitas lingkungan dalam hunian menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan rumah yang nyaman sekaligus mendukung kesehatan keluarga.

img_title 8 Fasilitas Rumah Era 1970–1980-an yang Dulu Biasa, Kini Dianggap Mewah

Mengapa Kualitas Udara di Dalam Rumah Sangat Penting?

Banyak orang menganggap udara di dalam rumah selalu lebih bersih dibandingkan udara luar. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Debu, tungau, asap rokok, bulu hewan peliharaan, jamur, hingga senyawa kimia dari cat, pengharum ruangan, atau produk pembersih dapat menumpuk apabila sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik.

Paparan udara yang buruk secara terus-menerus dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Dalam jangka pendek, seseorang bisa mengalami iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, sakit kepala, hingga mudah lelah. 

Sementara dalam jangka panjang, kualitas udara yang buruk berpotensi meningkatkan risiko alergi, asma, infeksi saluran pernapasan, hingga memperburuk penyakit paru-paru kronis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok yang paling rentan adalah anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu yang memiliki penyakit pernapasan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan udara di dalam rumah menjadi investasi penting bagi kesehatan keluarga.

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Dasar untuk Hidup Sehat

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut